Jumat, 29 April 2011

Kalo mau stres, datang ke Jakarta!



“Dull!, kamu itu gak pernah digampar orang pakek dua kaki ya?” Tanya Panjul.

“Lah emang ada apa toh Njul?, kok aku sampek digamper orang pakek kaki?” Jawab Bedul

“Itu LOOOOOH matamu, kamu menulis judul di atas kok seenak udelmu “Kalo mau streeees, datang ke Jakarta”, emang kamu kira Jakarta tempat bikin orang stress?, punyak bibir kok gak pernah kamu sekolahin sih Dull!.

“Tenang Njul, Bedul kalo bicara itu sudah dipikir masak-masak alias matang. Kenapa aku menulis “kalo mau stress, datang Kejarta?”. Ya karena selama di Jakarta aku ini stress kok Njul, Coba kamu bayangin, mau berangkat maen dijalan kejebak macet, mau makan siang macet juga, mau pulang soreh ke jebak macet  juga. Alah cobak kalo dikampungku, kamu jalan ditengah jalanpun sambil ongkang-ongkang juga masih longgar, kalo perlu nggelar tiker sekalian. Belum lagi kalo kepingin buang air kecil di Jakarta, sekali currr sudah bayar seribu, dua kali cuuurrr sudah dua ribu, lah kalo kena penyakit anyang-anyangen (beser) sudah berapa ribu kamu harus bayar?, coba kalo dikampungku  mau kamu dari ujung kali sampai ujung kali lagi ya gak ada yang mintain kamu bayar, paling –paling ibu-ibu yang lagi nyuci di kali bilang ”Lah itu Panjul lagi pegang jamur kuping ya?” hehehehehe. Balum lagi kalo kita mau pergi kemana-mana, jalan kekampung sebelah pasti naik ojek kalo gak punya kendaraan, ngarep ada yang ngasih tumpangan?, heeemmmm gak bakal. Begitu juga kalo mau ke pasar,berangkat naik ojek bayar sepuluh ribu, bolak balik sudah dua puluh ribu, padahal yang dibeli cuman cabe ama trasi, laahh! Kok yang mahal malah ongkos transportnya yaakk!!, coba kalo dikampung, jangankan kamu nyari tumpangan, kamu keliatan jalan saja sudah ditawarin tumpangan, entah itu kamu kenal apa gak kenal.  Apalagi yang dimain belanja, kamu gak usah ke pasarpun, tetanggah kamu dah ngampirin kamu dan nawarin kamu, “Njuuullll, kamu titip belanjaan gak? Mumpung hari ini mbk yu ke pasar” Lah coba, kalo kamu disini, terus titip belanjaan ketetangga kamu “Mbak, tolong nitip belanjaan ya?”  Beuuuh bisa-bisa kamu bisa disewotin, dan dia pasti bilang “kamu kira aku *********** kamu?” bersambung.


Kamis, 07 April 2011

Pulau Pasumpahan

Cerita
Berawal dari diambilnya sumpah antara para sesepuh dan pemuka adat dengan para penjajah, bahwa para penjajah harus meninggalkan tanah air dengan batas waktu yang sudah ditentukan dan sumpah itu diambil di pulau ini, maka pulau tersebut mempunyai nama Pulau Pasumpahan.







Ada juga legenda yang lain, bahwa Pulau Pasumpahan ini sebagai tempat disumpahinnya Si Malin Kundang oleh ibunya karena durhaka. Setelah disumpahin atau dikutuk, perlahan tubuh Malin Kundang menjadi batu di Pulau Pisang, Pantai Air Manis dan begitulah kira-kira cerita yang saya dengar dari penduduk sekitar.
Lokasi
Pulau Pasumpahan ini berada di perairan kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, provinsi Sumatera Barat.Waktu itu saya menyebrang Kepulau pasumpahan dengan menggunakan perahu nelayan, tepatnya di pelabuhan rakyat. Jarak dari bibir pantai kepulau Pasumpahan kurang lebih 20 s/d 30 Menit, dan sungguh luar biasa, sambil menikmati deburan ombak di atas perahu, tak habis-habis rasa kagum saya melihat gugusan pulau-pulau dan bebatuan besar serta air laut yang jernih sehingga menjadi rangkaian pemandangan yang indah.


Kegiatan
Kita bisa santai, berfoto, mandi dan melepas penad dengan menikmati alam sekitar. di Pulau Pasumpahan ini adalah tempat para nelayan berkumpul, memperbaiki jaring atau sekedar berteduh, karena deburan ombak yang tenang dan landai dan satu lagi............airnya jerniiih banget.
Pulau Pasumpahan ini adalah pulau kosong, menurut cerita, dulu ada yang pernah tinggal di Pulau ini, setelah itu orangnya berpindah, konon pulau ini akan ditinggalin lagi oleh anaknya serta calon pendamping hidupnya yang menurut cerita adalah orang luar negeri, serta tempat ini akan dikembangkan sebagai resort atau obyek wisata lainnya, dan menurut informasi Pulau Pasumpahan ini juga tengah diincar investor asing untuk dikembangkan juga.

Mumpung masuk pulau ini masih gratis, yuuuk, buruan kesini