Jumat, 19 Juni 2015

Menikmati Atraksi Paralayang dari Atas Samudera

Jalur konblok yang berkelok dengan kontur menanjak membuat saya sedikit was-was ketika melewatinya. "Tolong siap-siap turun dari boncengan ya, kalau motor ini tidak kuat di tanjakan terakhir nanti", pinta saya kepada seorang kawan yang membonceng di belakang.

Motor yang saya kendarai akhirnya kuat melewati tanjakan demi tanjakan jalan menuju Bukit Parangendog. Beberapa kali ke bukit ini, hampir saja motor yang saya kendarai tidak kuat melewati tanjakan terakhir dengan kemiringan yang cukup curam. Dari pengalaman tersebut saya selalu berpesan kepada kawan yang membonceng saya untuk siap-tiap turun dari boncengan, kalau-kalau motor yang saya kendarai tidak sanggup melewati tanjakan terakhir tersebut.


Bukit Parangendog terasa lebih ramai dibandingkan dengan beberapa tahun silam. Mungkin sudah banyak orang yang mengenal keberadaan bukit ini dari media sosial yang semakin digemari kalangan anak muda jaman sekarang. Bukit Parangendog merupakan sebuah bukit kecil yang berada di atas Pantai Parangtritis yang terkenal dengan legenda Ratu Pantai Selatan. Bukit kecil ini memiliki pemandangan yang indah. Kita dapat melihat hamparan pesisir pantai selatan, hutan-hutan dan perbukitan, serta hamparan persawahan dari atas ketinggian. Bukit Parangendog juga menjadi salah satu lokasi menikmati pemandangan matahari tenggelam di kala senja tiba.



Selain menawarkan keindaham alam, Bukit Parangendog juga memiliki atraksi yang menarik untuk disaksikan. Setiap akhir pekan, terutama hari Sabtu dan Minggu kita dapat menikmati atraksi para penggemar olaharaga paralayang yang sedang latihan. Mereka biasa lepas landas dari Bukit Parangendog dan mendarat di sekitar Pantai Parangtritis. Siang itu nampak beberapa mobil offroad yang membawa rombongan. Rombongan tersebut terlihat menggendong tas ransel yang berukuran besar lengkap dengan perintilan alat-alat outdoor. Rombongan tersebut berjalan menuju landasan helipad kemudian beranjak ke balik bukit untuk bersiap menerbangkan paralayang.


Udara siang itu cukup bagus, cuaca cerah berawan dengan laju angin yang tidak terlalu kencang. Tak berapa lama terlihat beberapa penikmat olahraga paralayang ini sudah lepas landas. Parasut berwarna-warni pun menghiasi langit di atas Bukit Parangendog. Mereka berkeliling ke sana ke mari bak burung yang sedang terbang bebas di angkasa. Seru juga melihat penikmat olahraga paralayang ini menunjukkan aksi mereka. Atraksi olahraga paralayang biasa dapat kita saksikan dalam acara Jogja Air Show yang menjadi salah satu event tahunan di Jogja yang menampilkan perhelatan akbar olahraga kedirgantaraan.


Saya sempat berbincang dengan salah seorang operator paralayang. Tidak hanya para atlet saja yang bisa mencoba olahraga ini, masyarakat awam pun dapat menikmati atrasi terbang menikmati pemandangan dari ketinggian. Dengan membayar tarif sekitar Rp 300.000,00 per-orang, kita dapat merasakan sensasi terbang di atas ketinggian menggunakan parasut dengan didampingi oleh instruktur yang sudah berpengalaman. Tawaran yang cukup menarik bukan untuk merasakan pengalaman terbang menikmati alam bebas dari ketinggian bak burung-burung yang beterbangan?

Rabu, 17 Juni 2015

Tempat Wisata di Ubud Bali, Goa Gajah

Tempat Wisata di Ubud Bali, Goa Gajah - Untuk Anda yang ingin pergi liburan ke Bali jangan lewatkan untuk berkunjung ke Ubud. Ubud merupakan kawasan wisata yang sangat sejuk dan memiliki pemandangan yang sangat indah sekali. Tidak sedikit wisatawan asing maupun lokal yang sudah berkunjung ke daerah Ubud. Karena di Daerah Ubud Bali ini memang sangat mempesona, siapa saja yang berkunjung ke tempat ini pasti akan betah dan merasa senang.

Ubud sudah sangat terkenal sekali bukan hanya sekedar hanya di Indonesia, di mancanegara pun nama Ubud juga sudah sangat terkenal, pastinya banyak sekali orang asing yang ingin berkunjung Ubud. Ubud berlokasi di daerah hutan-hutan yang diapit oleh jurang-jurang dan sungai. Ubud juga merupakan salah satu dataran tinggi yang terdapat di Bali, itu alasannya kenapa Ubud memiliki udara yang begitu sejuk.
Goa Gajah Ubud Bali
Goa Gajah Ubud
Goa Gajah merupakan salah satu Tempat wisata di Ubud Bali. Goa Gajah merupakan salah satu obyek wisata yang terkenal dengan lekatnya budaya Bali. Goa Gajah ini hampir tidak pernah sepi pada setiap harinya dan selalu saja di penuhi oleh pengunjung yang berasal dari berbagai belahan dunia. Lokasi Goa Gajah berada di sebelah barat dari Desa Bedulu, kecamatan Belahbatu, kabupaten Gianyar, Ubud. Berjarak sekitar 26km jika dari Denpasar Bali.

Lebih tepatnya Lokasi goa ini berada di tepi jurang dan merupakan salah satu pertemuan dari sungai kecil yang ada di desa itu. Goa Gajah ini konon katanya berasal dari kata "lwa gajah", yang memiliki arti sebuah wihara atau tempat sembahyang agama Budha. Untuk sampai di lokasi Goa Gajah pengunjung harus menuruni anak tangga dari areal parkir, namun Anda tidak perlu merasa khawatir, karena tempat ini memiliki suhu udara yang sejuk dan banyak dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang membuatnya memiliki suasana yang sejuk dan tidak panas.
Kawasan Goa Gajah Ubud Bali
Kawasan Goa Gajah Ubud
Pintu masuk Goa Gajah hanya muat untuk dimasuki satu orang saja, jadi untuk Anda yang ingin masuk ke dalam goa tersebut harus bergantian. Di luar pintu masuk terdapat 2 ukiran sebuah patung yang dibuat seperti penjaga dari pintu tersebut. Bagian dalam dari Goa Gajah ini berbentuk huruf T dan memiliki ketinggian sekitar 2 meter dengan lebar sekitar 2 meter juga. Pada bagian kanan dan kiri dari lorong goa terdapat ceruk yang mungkin saja pada jaman dahulu dijadikan tempat untuk bertapa.

Pada ujung lorong Goa terdapat sebuah Arca Ganesha. Pada sekitar goa terdapat patung-patung pertiraan dangan 7 patung widyadari-widyadara yang terlihat sedang memegang air suci. Total dari patung yang ada di goa ini adalah 7 buah, hal tersebut juga merupakan simbol dari 7 sungai yang terdapat di India. Jika Anda berkunjung ke Bali jangan lewatkan untuk mengunjungi Goa Gajah ini.
Museum Puri Lukisan Ubud Bali
Museum Puri Lukisan
Selain Goa Gajah, di kawasan wisata Ubud masih ada tempat wisata lain yang dapat Anda kunjungi, salah satunya meseum Puri Lukisan. Museum Puri Lukisan merupakan salah satu museum yang sudah tua dan lokasinya berada di Ubud Bali. Museum ini didirikan pada sekitar tahun 1950-an. Museum ini memamerkam banyak deratan lukisan terbaik yang berasal dari berbagai sekolah seni yang ada di Pulau Bali.

Jika Anda mengunjungi museum ini Anda akan bisa melihat lukisan-lukisan yang menceritakan tentang kebudayaan Bali, dari segi tradisional di pulau Bali yang masih sangat lekat akan kebudayaannya. Anda akan mengetahui berbagai perubahan dari seni lukis Bali mulai dari dulu sampai dengan saat ini.

Tempat wisata Ubud Bali memang tidak hanya menyuguhkan keindahan panorama alamnya saja namun juga menyuguhkan banyak keindahan kesenian khas Bali. Di Ubud Bali kebudayaan seninya juga masih sangat terjaga jadi untuk Anda yang berkunjung kesini jangan heran mengapa di Ubud Bali masih banyak sekali terdapat sanggar-sanggar lukis, karena melukis merupakan salah satu kegemaran atau hobi dari penduduk asli Bali.

Senin, 01 Juni 2015

Info Pesawat ke Karimunjawa

Kabar gembira kini menyapa warga masyarakat dan wisatawan karimunjawa, pasalnya yang ditungu-tunggu akhirnya datang juga. Kabar baik apakah itu? Akhirnya ada pesawat yang menyediakan rute penerbangan ke karimun jawa. Dishubkominfo Provinsi Jawa Tengah, melalui Bidang Perhubungan Udara, menegaskan bahwa mulai tanggal 2 mei 2015 dibuka untuk yang pertama kali penerbangan komersil dari dan menuju pulau karimunjawa.

pesawat semarang karimun jawa
susi air

Seperti yang sudah diinfokan sebelumnya, bahwa salah satu maskapai penerbangan nasional akan membuka jalur ke karimun jawa pada tahun 2015. Maskapai tersebut adalah milik salah satu menteri bawahan Presiden Joko Widodo, yaitu Ibu Susi (Menteri Perikanan). Dengan adanya pesawat yang ke karimun jawa ini, diharapkan akan memudahkan warga dan wisatawan. Pesawat Susi Air yang di gunakan untuk melakukan penerbangan ini adalah pesawat berjenis kecil atau biasa disebut perintis. Dengan adanya pesawat komersil ini di harapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Taman Nasional Karimunjawa.

Seperti sudah ditebak, info yang menarik ini banyak di respon baik oleh banyak kalangan. Terutama juga sangat bermanfaat bagi masyarakat yang bergelut di dunia pariwisata karimunjawa. Kini akses ke kepulauan karimun jawa menjadi lebih banyak, karena sebelumnya sudah ada kapal cepat dan kapal fery, dan kini ditambah dengan pesawat. Meskipun pesawat ini baru mampu membawa penumpang 10 orang saja, tapi tidak menutup kemungkinan di lain hari akan bisa ditambah slot untuk penumpang. Hal ini juga pernah dijanjikan dari pesawat Susi Air sendiri, kalau memang peminatnya banyak, akan ditambah kapasitasnya.

Sebenarnya pesawat Susi Air ini tidak khusus melayani penerbangan ke karimun jawa saja, tapi juga melayani penerbangan ke Surabaya dan Sumenep. Harga tiket pesawat ke KarimunJawa ini pun tidak terlalu mahal, dari Semarang ke karimun jawa cukup hanya mengeluarkan 222.000 rupiah untuk sekali terbang. Sedangkan jika ada penumpang yang mengambil jalur dari Surabaya, maka akan dikenakan biaya sebesar Rp 349.000. Semoga dengan adanya pesawat ini bisa memajukan pariwisata di Karimun Jawa khususnya dan di Indonesia umumnya.