Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Januari 2016

Taman Laut Selat Pantar di NTT Surganya Para Penyelam Dunia

Taman Laut Selat Pantar di NTT Surganya Para Penyelam Dunia | Indonesia yang merupakan Negara Kepulauan dan dikelilingi oleh Laut memang lah mempunyai banyak sekali tempat wisata Alam khususnya wisata bahari yang sangat indah Seperti pada Taman Laut Selat Pantar ini. Taman Laut Selat Pantar ini juga termasuk juga salah satu destinasi wisata terfavorit bagi para penyelam profesional Dunia, pasalnya di Taman Laut Selat Pantar yang terdapat di daerah Nusa Tenggara Timur atau NTT ini ada suatu tempat buat menikmati keindahan laut yang dihuni oleh beraneka macam biota laut juga terumbu karang yang tak ditemui di laut lainnya.
Taman Laut Selat Pantar

Di Taman Laut Selat Pantar ini terdapat jurang dang tebing yang seakan tidak terlukiskan oleh kata, yang lebih fantastis lagi yakni keseluruhan tersusun bagaikan rak buku yang pada tiap-tiap bagiannya dihuni oleb berbagai - macam biota laut dan terumbu karang. Semua yang sempat menyaksikan hal itu tentu kagum, bahkan para penyelam Profesional kelas Dunia juga amat sangat kagum dengan keindahan Alam Bawah laut yang terdapat di Taman Laut Selat Pantar NTT. Letak dari Taman Laut Selat Pantar tersebut berada diantara Pulau alor dan Pantar di Kepulauan Alor NTT. dibalik Selat yang tak terlalu luas ini terdapat sejumlah pulau - pulau kecil yang lumayan Indah seperti pulau Kepa, pulau Pura, pulau Ternate, pulau Buaya, dan kepulauan Tereweng. Ombak di Selat Pantar lumayan Kuat akan tetapi pada bulan Oktober sampai Nopember, Gelombang di Selat Pantar tersebut amat pas untuk wisatawan yang mau menikmati keindahan alam bawah laut.

Keindahan Taman Laut Selat Pantar.

Di Taman Laut Selat Pantar mempunyai 26 Spot terbaik buat menyelam yakni terdapat di sekitar Kepa, Ternate, Pura, dan Matap Tanjung pulau. Ikan Sunfish yang merupakan kategori Ikan langka pun dapat kamu temui di Taman Laut Selat Pantar, ada kurang lebih 50 ekor Ikan Sunfish yang sempat dijumpai oleh Fotografer Bawah laut yang bernama Magnus Mattsson, bahkan ia mengemukakan sempat menyelam dan bermain dengan Ikan Sunfish yang teramat langka ini. dan Momen langka seperti ini merupakan salah satu yang diimpikan bagi para penyelam dunia. dan salah seorang yang berjasa mengenalkan Surga Bawah air di Taman Laut Selat Pantar ini yaitu Kal Muller, lewat Bukunya ia menuliskan mengenai Kekayaan dan keindahan Alam Bawah Laut Yang tak dimiliki oleh Taman Laut yang lain. Penyelaman yang dilakukan di Taman Laut Selat Pantar ini tidak cuma pada siang hari saja, justru pada tengah malam harilah yang menjadi puncak bagi para penyelam dunia buat mengekspos Keindahan Surga Bawah Air yang terdapat di Indonesia bagian Timur ini.

Wisata Bahari Taman Laut Selat Pantar.

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar

Taman Laut Selat Pantar
Untuk dapat sampai ke Pulau Alor, kamu bisa menempuh perjalanan Udara lewat Bandara yang ada di Kupang menuju Alor dengan kurun waktu empat kali dalam seminggu. atau seandainya kamu mau memakai jalur laut kamu dapat bertolak dari Kupang, Lombok, Ende, Bali dan Makasar dalam kurun waktu 2 kali dalam seminggu. Untuk Wisatawan yang mau bermalam, umumnya tinggal di Penginapan, hotel, ataupun Homestay di sekitar Selat Pantar, dengan tarif kamar yang telah termasuk juga fasilitas seperti makan dan lain sebagainya. tapi jika kamu mau menikmati kuliner khas Alor, kamu bisa pergi ke Restoran atau rumah makan di pulau tersebut, pokoknya wisata Kuliner disini juga gak kalah deh sama yang lainnya.  Bagaimana Guys dengan Keindahan yang tersembunyi dibalik Taman Laut Selat Pantar ini? Benar-benar mengagumkan Bukan? Selamat berlibur ya Guys!

Sabtu, 07 November 2015

Daftar Tempat Wisata Alam di Indonesia yang Mendunia

Daftar Tempat Wisata Alam di Indonesia yang Mendunia - Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai sangat banyak budaya dan suku juga kekayaan alam yang berasal dari Gunung, Hutan, Laut, Danau dan lain sebagainya. Oleh karena itu Indonesia ini menjadi Destinasi tempat wisata yang paling tidak sedikit diminati oleh para wisatawan asing. Ada sangat banyak tempat - tempat wisata di Indonesia yang teramat dikenal hingga seluruh penjuru dunia. gimana tidak, Di Indonesia ini terdapat sangat banyak tempat wisata yang teramat menarik buat berlibur, mulai dari sabang s/d merauke.
Wisata Alam Terindah di Indonesia

apabila selama ini kamu hanya mempunyai anggapan bahwa cuma bali saja yang merupakan tempat wisata paling indah di Indonesia ini lantaran ada beberapa pantai dan tempat wisata lainnya yang indah, namun sebenarnya tidak cuma di bali saja kamu dapat menikmati keindahan alam yang tak kalah indahnya dari tempat - tempat wisata yang ada di bali. sebab pada hampir tiap-tiap pulau besar ataupun pulau - pulau kecil di Indonesia mempunyai pemandangan dan area wisata yang indah dan amat sangat menarik untuk menjadi destinasi tempat berlibur kamu pada akhir pekan. apa sajakah tempat tersebut? dan dimanakah letak area wisata tersebut? kami sudah merangkumnya dalam List Termpat Wisata Alam di Indonesia yang Mendunia di bawah ini.

Tempat - Tempat Wisata Di Indonesia Yang Mendunia.

  • Kepulauan Raja Ampat.
Kepulauan Raja Ampat Papua

Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang teletak di Papua.Kepulauan Raja Ampat dapat menjadi destinasi tempat berlibur bagi kamu yang mau menikmati keindahan yang ada di Indonesia, disanan kamu bisa melihat kekayaan bawah laut yang paling lengkap di Bumi, untuk itu Kepulauan Raja Ampat pun dinamakan juga sebagai Surga Dunia.di Kepulauan Raja Ampat terdapat 1511 spesies ikan, 540 type karang, dan 700 jenis moluska. Bahkan penelitian mengemukakan ada kira kira 75 % spesies laut diseluruh dunia bisa kamu temukan disana.
  • Danau Kelimutu.

Danau Kelimutu
Namanya sudah tak asing lagi kita dengar, Danau kelimutu terdapat di Flores dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Kelimutu, disana kamu bakal menyaksikan keindahan Alam dari Air danau yang jarang kamu saksikan di tempat lain, sebab warna air pada Danau Kelimutu akan berubah ubah sewaktu - waktu.
  • Gunung Rinjani.

Wisata Gunung Rinjani
Gununng yang terdapat di kepuauan Lombok dengan ketinggian mencapai 3.726 mdpl ini menmiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik wisatawan domestik ataupun wisatawan Asing. Gunung Rinjani yakni Gunung paling tinggi ke-2 di Indonesia. kamu dapat menikmati keindahan dari puncak gunung yang jarang kamu jumpai sebelumnya.
Taman Laut Bunaken

Kita bergerak kearah utara menuju pulau Sulawesi, disana kamu bisa menemukan tempat wisata yang jadi destinasi favorit bagi kamu. Taman Laut Bunaken yaitu spot untuk olahraga diving yang amat sangat menarik dan bahkan para diver diseluruh dunia menjadikan Taman Laut Bunaken ini juga sebagai spot diving tervaforit diseluruh dunia.
  • Pulau Komodo.
Pulau Komodo

Pulau Komodo adalah salah satu pulau di Indonesia yang masuk pada dalam daftar Situs warisan Dunia UNESCO, disana kamu bisa berwisata sambil menyaksikan hewan asli Indonesia yang hidup pada habitat aslinya. Pulau Komodo sendiri terdiri dari sekian banyak pulau dan salah satunya adalah Taman Nasional Loh Liang yang terletak di Pulau Rinca.

Keren dan Indah bukan tempat – tempat wisata yang kami suguhkan di atas untuk kamu? Tetapi kamu jangan sampai merasa kagum dulu, sebab kamu bakal benar – benar merasa kagum bila kamu sudah mengunjungi tempat – tempat wisata yang kami referensikan untuk anda diatas.

Senin, 26 Oktober 2015

Keindahan Pantai Ora di Maluku Tengah Masuk dalam Daftar Wisata pantai Terindah di Dunia

Keindahan Pantai Ora di Maluku Tengah Masuk Dalam Daftar Wisata Pantai Terindah di Dunia - Pantai Ora terletak di Maluku Tengah tepatnya di Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara, dan merupakan salah satu Pantai paling indah yang tak kalah dengan pantai - pantai yang lain, bahkan Pantai Ora ini disejajarkan dengan pantai yang ada di filipina yakni pantai Boracay dan Pantai Pantai Bora-bora yang ada di Samudera Pasifik. Pantai Ora mempunyai suatu resort yang amat sangat populer yakni Ora Beach Resort dengan 6 buah cottage yang secara total terbuat dari kayu dan beratapkan jerami, Cottage tersebut berdiri di atas air laut yang amat sangat jernih sehigga amat menarik untuk dijadikan lokasi bermalam kamu. yang lebih menawan lagi dari Ora Beach Reesort ini yaitu mempunyai latar belakang Perbukitan yang amat sangat Hijau alami, sehingga Pesona Keindahan dari Pantai Ora ini begitu Luar Biasa.
Pantai Ora

Pantai Ora.

Pantai Ora amat sangat dikenal oleh wisatawan Asing ataupun Domestik, terutama bagi mereka yang ingin memperoleh ketenangan dan jauh dari Hiruk Pikuk Kesemrawutan Kota, bahkan Ora Beach Resort juga dikenal sebagai salah satu lokasi untuk berbulan madu terindah bagi pasangan Pengantin baru. harga buat meyewa Cottage yang ada di Ora Beach Resort ini berkisar antara 1 juta hingga 1,5 juta perhari, tapi meskipun anda membayar dengan harga yang terbilang lumayan tinggi ini, kamu bakal disuguhkan dengan suatu Keindahan yang belum pernah kamu saksikan sebelumnya.
Pesona lainnya yang akan kamu dapatkan disini yaitu pada waktu kamu berenang, diving, atau snorkling, kamu bakal disuguhkan dengan aneka kehidupan biota laut dan juga terumbu karang yg berwarna warni dan teramat indah, sekian banyak spesies ikan disini juga turut berikan warna keindahan alam bawah laut di pantai Ora ini. meskipun kamu tak sedang berada didalam air pun, ikan dan koral yang ada di Pantai Ora ini pun bakal tampak dengan Jelas. benar - benar sebuah pemandangan yang luar biasa Guys. terlebih lagi bila cuaca di sekitar Pantai Ora ini cerah, pemandangan yang bakal kamu saksikan pun akan semakin indah, bahkan pada tengah malam hari kamu tetap dapat melihat keindahan Pantai Ora dari segala sisi.

Ora Beach.

Pantai Ora Maluku

Pantai Ora Maluku Tengah

Ora Beach Resort

Ora Beach

Untuk menuju Pantai Ora kamu mesti menuju ke Pelabuhan Tulehu dengan memanfaatkan Kendaraan Umum, selanjutnya kamu dapat memanfaatkan Kapal Cepat untuk menuju ke pelabuhan Amahai, perjalanan laut tersebut bakal memakan waktu kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan. Sesudah kamu sampai di pelabuhan Amahai kamu kemudian menyambung perjalanan menuju Desa Sawai yang berada di Kab Maluku tengah, lalu buat meyeberang ke pantai Ora, kamu dapat menyewa Kapal Motor yang sudah tersedia disana yang merupakan alat transportasi menuju ke pantai Ora selama kurang lebih 10 menit perjalanan. atau bagi kamu yang tidak mau ribet, kamu dapat meyewa Mobil yang ada di Bandara Patimura buat diantarkan langsung menuju Desa Sawai.

Sejuta Keindahan Alam Pulau Misool di Raja Ampat Wajib Anda Coba

Sejuta Keindahan Alam Pulau Misool di Raja Ampat Wajib Anda Coba - Pulau Misool merupakan suatu Pulau yg terletak dikawasan Area Wisata di kepulauan Raja Ampat. Pulau Misool juga merupakan salah satu dari 4 pulau paling besar yang ada di Kepulauan Raja Ampat. perairan di Pulau Misool ini berbatasan langsung dengan perairan Laut Lepas dan Laut Seram, yang merupakan jalur migrasi dari berbagai macam hewan laut seperti ikan Paus dan Hiu. Pulau Misool mempunyai air yang amat sangat menyejukan mata berwarna Hijau jernih atau turquoise, memberikan kesan Damai pada waktu kamu melihatnya.

Wisata Pulau Misool


Wisata Pulau Misool di Raja Ampat.

Pulau yang juga masih jarang dikunjungi wisatawan tersebut menyimpan banyak sekali keindahan, baik dari pantai, Daratan, ataupun Alam bawah lautnya. Seperti yang sudah kamu ketahui selama ini, bahwa kepulauan raja ampat ialah daerah segitiga karang dunia yang mempunyai kurang lebih 75 persen spesies ikan dan terumbu karang yang teramat langka. Biota laut yang hidup di perairan tersebut dapat menciptakan kamu makin betah berada disana, terlebih lagi kamu bisa mengabadikan moment kamu tersebut, tentunya dapat jadi sebuah pengalaman yang jarang orang lain dapatkan deh. tidak cuma mempunyai keindahan Alam yang mengagumkan saja, Pulau Misool juga mempunyai kebudayaan dan Tradisi yg amat kental dari penduduk lokal. salah satu bukti histori disini ialah lukisan yang terdapat pada dinding - dinding Gua dikawasan tersebut.

Wisata Bahari Pulau Misool.

pulau misool
pulau misool raja ampat

pulau misool di raja ampat

pulau misool resort

Wisata Bahari Pulau Misool

Diving Pulau Misool

Diving Pulau Misool

Resort di Pulau Misool

Alam Bawah Laut Pulau Misool

Lokasi Wisata Pulau Misool

Resort di Pulau Misool

Pulau Misool Raja Ampat Papua


Di Pulau Misool ini kamu bakal menjumpa- bermacam macam sarana seperti penginapan yang terbilang lumayan kumplit, mulai dari kelas ekonomi hingga dengan kelas mewah dan ekslusif yang cukup mahal. Misool Eco Resort yaitu suatu Resort yang dijadikan Icon di Pulau tersebut. akan tetapi Resort tersebut dibatasi oleh pihak pengelola dan cuma buat menampung kira kira 32 orang saja. Bila kamu mau berwisata di Pulau Misool, alangkah baiknya jika kamu berangkat dengan cara berkelompok atau Rombongan, supaya nanti disaat kamu berada disana bisa lebih menghemat biaya yang harus dikeluarkan, mengingat perjalanan yang lumayan mahal dan juga harga barang disana jauh lebih mahal dari area tempat wisata yang lainnya di Indonesia. Para wisatawan yang mau menyelam dan menikmati keindahan Pulau Misool dari Misool Eco Resort sebaiknya untuk tak berangkat pada Bulan Juni s/d Bulan Septermber, sebab Cuaca dan angin disana kurang mendukung untuk melakukan aktifitas tersebut, sehingga Resort tersebut pun ditutup sementara. sampai dengan batas waktu tertentu atau sampai cuaca kembali Normal

Pesona Citerjun Banten

Citerjun yang misterius, dalam kejauhan engkau menyapa dengan kerindangan pepohonan serta segumpal pantai pasir putih.
 Citerjun, Masih di kawasanTaman Nasional Ujung Kulon Banten, entah nama Pulau atau nama Air Terjunnya, yang jelas saya belum tau banyak dan bodohnya lagi, saya tidak menanyakannya pada waktu itu kepada Nakoda  kapal yang menunjukkan kepada saya destinasi ini. Sang Nakoda kapal hanya memberitahukan “selain air terjun di Cimayang, perjalanan berikutnya menuju Citerjun”.
Didalam sebuah Pulau yang saya yakin amat sangat jarang dikunjungi wisatawan inilah ada sebuah airterjun tersembunyi. Sekilas hanya kelihatan pepohonan yang rimbun dan beberapa bidang pasir putih yang menjorok keluar, ternyata tidak jauh dari bibir pantai tersebut terdapat sebuah air terjun, mungkin nama Citerjun adalah nama Air Terjun ini atau orang-orang terbiasa menyebutnya dengan curug. Mengapa asumsi saya mengenai Citerjun adalah nama Air Terjun dan bukan nama Pulau?, karena Citerjun sendiri mempunyai arti Ci adalah Air dan Terjun adalah Terjun itu sendiri, sehingga Citerjun juga mempunyai makna sebuah Air Terjun juga.
Seperti biasa, kali ini kapal kami menurunkan jangkarnya berjarak kurang lebih 40 meter sampai dengan 50 meter dari bibir pantai sehingga kami harus bersenorkeling ria untuk menjangkau bibir pantai. Air lautnya sungguh biru dan jernih, ketika saya bersenorkeling, hanya beberapa ikan yang bisa saya temui, entah mengapa, semakin dekat dengan bibir pantai, kualitas dari terumbu karangnya semakin kurang bagus. Setelah kami mendarat di tepian pantai pasir putih itu, kami melihat banyak pecahan karang yang bercampur pasir putihnya sehingga harus hati hati menginjakkan kaki. Melihat pepohonan dan dan suasananya, kami yakin tempat ini jarang dikunjungi. Kurang lebih saya berjalan dua puluh meteran untuk menemukan air terjun mungil itu. Dengan berjalan berhati-hati karena takut menginjak pecahan batu terumbu karang yang bisa melukai kaki, saya sedikit masuk kedalam rerimbunan di pepohonan pulau itu dan barulah menemukan air terjun yang kami maksud.
Airnya mengalir dan terjun begitu tenang ke dalam subuah kolaman, sehingga menghidupkan rasa penasaran saya untuk mandi di kolaman itu sekaligus mencicipi rasa airnya, hehehehe. Entah mengapa, setelah beberapa pijakan kaki saya masuk kolaman air itu, tiba-tiba saya kehilangan semangat untuk mencoba mandi di kolaman air terjun mungil itu, mungkin karena suasananya yang agak kurang oke barang kali. Kolaman dari air terjun itu tidak seperti kolaman pada air terjun sebelum belumnya, yang biasanya terdiri pasir atau bebatuan. Kolaman di air terjun ini agak bercampur lumpur dan sepertinya lumpur di kolaman ini akibat dari endapan dedaunnan yang rontok dan tertimbun beberapa lama, sehingga bila kita menapakkan kaki kita di kolaman tersebut maka kaki kita akan sedikit masuk atau ambles beberapa centi meter kedalam tanah kolaman tersebut itu.




Tak lama kemudian datanglah teman teman saya sekapal dan kami bersama-sama sedikit menjelajah pulau tersebut, sebenarnya pulau ini asik juga dengan pepohonan yang rindang dan air yang jernih, hanya saja yang membuat saya agak kurang nyaman adalah pecahan-pecahan batu karang yang menutupi hampir semua pesisir pantai pasir putih tersebut. Andai saja suatu saat diterjunkan beberapa orang untuk membersihkan pecahan-pecahan batu karang tersebut, mungkin lain sudah ceritanya.


Cimayang Pesona Banten

Pulau Cimayang, Pulau dengan air terjun mungil dan pantai pasir putih yang sangat bersih. Pepohonan besar tumbuh gagah perkasa diselingi pepohonan kecil dan hamparan perdu sebagai isyarat bahwa kawasan ini masih perawan.
Setelah terpampang di depan kami pemandangan pepohonan hijau dihiasi air laut yang biru maka segera  jangkar diturunkan, entah kenapa hati saya meledak ledak tidak karuan, seolah-olah tidak sabar ingin menyusuri pantai pasir putih  dan mencari air terjun mungil yang diceritakan awak kapal ketika dalam perjalanan.
Setelah kapal turun jangkar, saya segera bergegas menggunakan alat senorkling dan segera berenang menuju pulau Cimayang  Jarak antara kapal yang diparkir dengan pulau kurang lebih lima puluh meter, tanpa berfikir panjang, kami menjangkau bibir pantai dengan senorkling. Ayunan ombak yang menuju pulau membuat pergerakan saya jadi lebih cepat sampai di Pulau Cimayang.
Cimayang, tak saya hiraukan apakah ini nama pulaunya atau nama air terjunnya, yang jelas setelah mendaratkan kaki di bibir pantai yang putih bersih ini, saya terperangah dengan melihat pepohonan yang rindang dan pantai yang bersih dan semoga selamanya pantai ini bersih dan rindang…..Aamiiin.
Pepohonan besar menutupi permukaan pasir dari sengatan sinar matahari dan sinar matahari seolah hanya menerobos bagian terkecil dari rindangnya dedaunan pohon-pohon yang besar itu, sehingga, terasalah keasrian pulau Cimayang dan keteduhan alam yang aduhai di pulau ini. Kami  menyusuri pantai pasir putih yang bersih di bawah naungan pepohonan rindang dan ranting-ranting perkasa yang menjorok menghadap lautan, kami segera menjelajah tepian pantai untuk menemukan air terjun yang airnya langsung jatuh ke tepian pantai.
Tak lebih dari lima menit kami segera menemukan Air Terjun yang mungil nan menggemaskan itu, segeralah kami mandi dan membersihkan diri dari air laut yang lengket, beuuuh airnya sungguh suegeeerrr!!!!! Dan tak lama kemudian kami mencoba meminumnya…..cegluk….cegluk… airnya bersih sejuk dan seugerrrr!!!!!, sungguh benar-benar dasyat. Ini judulnya sambil mandi minum air, sambil bersantai menikmati pemandangan serta lautan, sungguh benar-benar semua panca indra dimanjakan dan gak mau rugi.
Rasa penasaran akan airterjun mungil yang menggemaskan sudah terobati dan saatnya kembali ke kapal. Tapiiiii semua itu tertunda gara-gara melihat sapuan ombak yang begitu tenang namun kuat sehingga bisa menyeret kita ketepian sampai kurang lebih sepuluh meter, wuuuiiihhh dasyaaat. Keinginan kembali ke kapal kami urungkan sejenak dan kami putuskan untuk bermain-main dengan ombak yang lucu ini. Siap-siap pasang badan menungguh ombak yang besar, dan ketika ombak datang segera kami meloncat untuk sengaja dihantam menuju ketepian, wuuueess sampailah kita ketepian kurang lebih sepuluh meter dan terseret lagi oleh ombak -+ 3 meter, kegiatan ini kami ulangi sambil ketawa-tawa dan supeeer asyik banget.coba bayangkan, anda terhempas diatas pasir yang datar sepanjang sepuluh meter dan terseret lagi, hadeeh, sepertinya kata-kata saya tak cukup untuk menggambarkan kegilaan dan keasyikan ini. Tiba – tiba saya tersadar seperti anak kecil saja bermain-main ombak, tapi seumur umur baru kali ini ombak yang membuat saya sungguh aduhai sehingga permainan ombak ini bisa saya kasih judul “dalam buaian timangan ombak Cimayang” halah opoooo iku.
Badan sudah terasa capek dan akhirnya harus kembali ke kapal, dan baru sadar ada beberapa kapal yang sudah menurunkan jangkar, pantesan orangnya kok jadi banyak. Jaket pelampung, sepatu katak dan senorkel sudah terpasang serta drybag sudah terselempang, mulailah saya menuju kapal bersama-sama. Dalam perjalanan menuju kapal, tiba-tiba ada sepasang lelaki yang mendekati saya dengan keadaan yang satu tidak pake pelampung tapi menggunakan sepatu katak dan yang satunya teman sekapal saya yang cuman pakai pelampung dan tidak memakai sepatu katak dan saya pun langsung tanggap mendekati mereka untuk memberi pertolongan karena sudah terlihat bahwa si tidak berpelampung sangat pucat dan kecapean dan si berpelampung sangat kesusahan bergerak karena tidak memakai sepatu katak serta menopang si tidak berpelampung. Entah alasan apa yang membuat anak ini tidak memakai pelampung dan hanya memakai sepatu katak, pakah dia ingin menguji ketangkasannya dalam berenang?, apakah dia ingin menguji kekuatannya bertahan di air? Atau dia ingin unjuk diri supaya tersohor? (halah, itu mah benak kita sendiri, belum tentu orang lain berfikir seperti apa yang kita fikirkan) atauuu bisa jadi dia kehabisan pelampung di kapalnya (kalo ini menurut saya malah tidak mungkin). yang jelas, kita kembali ketujuan kita masing-masing, tujuan kita untuk uji nyali atau untuk senang-senang? Ini alam yang luas loh, tidak bisa kita prediksi dan semua bisa terjadi, mending persiapkan diri sebaik-baiknya. Meneruskan cerita yang tadi, akhirnya, saya pegang pelampung rekan sekapal saya pas bagian bahu dan saya seret sembari si tidak berpelampung menunggangi tangan saya yang menyeret si berpelampung, saya ajak canda-canda mereka untuk menghilangkan kepanikan yang terjadi sebelumnya itupun setelah saya merasa benar-benar aman, secara perlahan mengikuti arus ke kapal, mereka saya ajak canda dan ngobrol untuk membuat mereka lebih rilex dan gak panic, karena semakin panic seseorang akan semakin sulit dikendalikan dan akan berontak, ingat, kita bermain dengan alam, jangan sekali kali melawan alam tapi mencobala untuk tenang dan bersatu dengannya. Setelah tenang si berpelampung cerita kalo tadi melihat sitidak berpelampung kecapean dan akhirnya dia tolong dan memcoba cari pertolongan lainnya, hihihihi geli sekaligus keren, berbeda kapal dan sekali ketemu tapi rasa tolong menolongnya serta ikatan batin sesama pejalan sangat kuat, tapi entahlah, siapa tau mereka homoan yang lagi tengkar dan pisah kapal yang sebetulnya sudah punya ikatan batin yang sudah kuat. Tanpa disadari sudah dekat dengan kapal dan si tidak berpelampungpun langsung bilang “sudah mas, sampai sini saja, itu kapal saya” sambil berpisah dengan kami dan berenang menuju kapalnya dengan “sok sok” gagah, dalam hati saya, cie-cieeee udah segeran niih hehehehe, tau gitu, gw tinggal lw di Pulau Cimayang.
Tak disangka, teman teman dari atas kapal memperhatikan saya waktu saya menyeret dua orang sekaligus tadi. Mereka bertanya-tanya, “kenapa orang tadi?” “kenapa tadi?” “dia tadi gak kuat balik ke kapal ya?”. Dengan sok sombong saya berdiri tegap dan bilang “ gak tau tuh, dia tuh (sambil menunjuk si berpelampung) yang tadi nolongin anak tadi (si tidak pakai pelampung)” jawab saya sambil berjalan dengan gagah, padahal saya nahan betis saya yang kram dan berasa mau meledak nih betis, hadeeeh.


Note: Kenali Kekuatanmu dan Kenali Alammu, Bersahabatlah dengan alam dan jangan menguji atau menantangnya karena kita tidak akan tahu takaran alam sebenarnya.

Selasa, 18 Agustus 2015

Pulau Badul Banten

Pulau Badul, Untuk menuju Pulau Badul ini, kita bisa menyebrang menggunakan perahu dari Desa Sumur atau Desa Taman Jaya di Ujung Kulon. Dari kedua desa ini perjalanan akan memakan waktu mencapai sekitar 30 menit. Pulau Badul merupakan Pulau mungil lucu dengan hamparan pasir putih yang bersih ditambah perairan laut yang biru dan bening membuat semakin gemas. Pagi itu awak kapal memberitahukan bahwasannya sekramg kita Snorkeling di sekitar Pulau Badul, sayapun langsung bertanya-tanya "mana sih Pulaunya Kang?" maka sang awak kapal menunjuk sebuah pulau mungil dengan pasir putih dan tumbuhan rindang hijau di belakangnya "itu Pulaunya, Pulau Badul", Wuih imut banget.
Pake alat snorkeling langsung JEBUUUR. selain air lautnya yang biru bening, terumbu karangnya lumayan bagus bervariatif, ikan-ikannyapun beragam dari yang gede sampai yang kecil, Wuih, hamparan terumbu karang  tersaji indah mengelilingi pulau ini. Karang-karang dan ikan-ikan cantik bewarna-warni menjadi hiasan saat berenang di permukaan air Pulau Badul ini. Terumbu karang di Pulau Badul terlihan masih sangat alami, begitu juga dengan ikan-ikan cantik yang ada di dalamnya, kemungkinan karena wilayahnya yang masih masuk dalam Taman Nasional Ujung Kulon sehingga kelestariannya masih tetap terjaga dengan baik.

Ombak disekitar Pulau Badul sangat kencang dan berarus membuat saya harus sangat berhati-hati saat berenang menikmati keindahan bawah laut. Karang-karang disekitar pulau Badul sangat banyak sehingga menjalar sampai tepi pulau dan seolah-olah sebagai benteng pertahanan yang mengelilingi pulau. Sebenarnya saya ingin mendaratkan kaki di pulau Badul, sehingga saya harus Snorkeling sekitar 30 meter karena Kapal tidak bisa berlabuh di tepi pantai tapi niatan itu saya batalkan karena cukup melelahkan dan membahayakan karena angin dan arus di pantai ini cukup kencang sehingga membuat saya terombang ambing di atas permukaan karang yang hanya beberapa jengkal. Saya tidak mau ambil resiko terbaret karang karena keegoisan saya yang ingin mencapai Pulau Badul karena saya ingat bahwasannya ini adalah acara bersenang-senang dan bukan sok-sok an untuk harus mencapai pulau.

Andai saja saya sampai di daratan Pulau Badulpun, pasti banyak terumbu karang yang hancul karena terinjak-injak oleh saya dan itu sangat mungkin karena mengingat arus yang deras dan angin yang sangat kencang. Saya rasa bermain-main di sekitar Pulau Badulpun sudah lebih dari cukup, melihat banyaknya terumbu karang dan ikan-ikan.

Taklukkan dirimu sendiri sebelum menaklukkan alam

Senin, 10 Agustus 2015

Banten, Pulau Oar / Ora yaa?

Ternyata Pulau Oar namanya. Sebelumnya sempat terbalik balik menyebut nama pulau Oar dengan Pulau Ora, pantesan banya teman-teman yang bingung ketika saya tanyak letak Pulau Ora yang ada di Banten, kebanyakan mereka bilang tidak ada dan adanya pulau Oar, kalo Pulau Ora di Maluku (itu saya juga tau). Setelah searching dengan Paman google akirnya ketemu dengan berbagai foto dan artikel mengenai Pulau Ora di Provinsi Banten serta hebohnya lagi, tidak selang berapa lama, saya diajak trip ke Taman Nasional Ujung Kulon (trip gratis asyiik #doaterkabul)

Pulau Oar berdekatan dengan Pulau Umang termasuk kawasan Taman Nasional Unjung Kulon. Letaknya di Desa Sumur, sekitar 183 kilometer dari Jakarta. Untuk mencapainya, ada dua rute jalur darat yang bisa dilalui, yaitu untuk rute pertama lewat Tol Kebun Jeruk-Merak, keluar di Serang Timur (km 71), lantas mengikuti jalan Pandeglang sampai Labuan, kemudian menuju Taragong-Citeurup-Cigeulis-Cibaliung-Cimanggu dan akhirnya sampai di Sumur. Rute kedua Anda bisa melalui Tol Kebun Jeruk-Merak, keluar di Cilegon Barat, lantas mengikuti Anyer-Carita sampai bertemu lagi dengan Labuan, kemudian mengikuti jalur yang sama dengan rute pertama sampai ke Sumur. Waktu tempuh sekitar 5 sampai dengan 7 jam tergantung situasi dan kondisi, dari dua jalur darat tersebut, kedua-duanya sampai pada Desa Sumur dan dari Sumur, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menyeberang laut menuju Pulau Oar.


Kapten kapal menghentikan kapalnya tak jauh dari bibir pantai Pulau Oar sekitar 40 metera. Kamipun langsung bersiap dan terjun menuju Pulau Oar sembari bersnorkeling ria sambil melihat berbagai biota laut yang cantik nan indah, seperti ikan-ikan dan terumbu karang berbagai bentuk. Tak lama bersnorkeling, kami sudah sampai bibir pantai Pulau Oar yang berpasir putih kemudian ada tanaman merambat dengan daun yang hijau dan bunga berwarna ungu menghiasi pasir putih yang halus tersebut, tapi sempat sih ketika keindahan itu bercampur dengan serpihan karang mati. Karang-karang yang mati ini menandakan karang-karang disekitar Pulau Oar sudah kritis, selain terinjak-injak oleh wisatawan ataupun terkena jangkar kapal,  bisa jadi karena kesuburan disekitar sudah tercemar berbagai limbah rumah tangga maupun lainnya.
Wuuuih, suasananya lumayan keren meskipun sudah tidak sama dengan gambaran yang berada di internet, setidaknya masih ada saung-saung, tempat duduk untuk bersantai, kamar mandi dan air mancur untuk bilasan. Ingin rasanya hati untuk membersikan serpihan karang dan beberapa sampah yang belum terurus tapi apala daya fisik sudah tidak kuat dengan hasil waktu perjalanan pulang badan saya ngilu dan panas menggigil (sebelumnya sudah mbersiin bibir pantai Pulau Panaitan yg super kotornya). Tapi tak masalah, pemandangan kotor itu hanya secuil bila dibanding dengan kesejukan Pulau Oar, apalagi bila memandang ke atas beuuuh, banyak kelapa muda, Segeer.
Adanya fasilitas-fasilitas umum yang sederhana menandakan bahwa masih ada kemauan secara bersama membuat Pulau Oar lebih nyaman, maka dari itu dihimbau kepada para pengunjung untuk buang sampah pada tempatnya (kasiankan penjaganya, kualahan)

Sedikit menjelajah bagian pulau Oar dan belum sempat menjelajah secara keseluruhan dan eeeeh ternyata nemuin bebatuan yang menurutku keren, meskipun dikelilingi pecahan batu karang yang gak keren. Saya menyusuri sebagian bibir pantai Pulau Oar dan menemukan susunan batu-butu yang membuat saya heran, terlebih-lebih saya menemukan sebuah batu yang mirip Gong (salah satu perangkat musik gamelan) dan saya dekati beberapa saat ternyata bentuknya benar-benar mirip "Gong" sehingga terbesit apakah batu ini salah satu fosil peninggalan alat musik jaman dahulu (hayalan tingkat dewa) tapi bisa jadi batu ini tidak tercipta dari kejadian alam dan sepertinya ada campur tangan manusia, kalo gak kercaya silahkan kepulau Oar, batu itu sempat saya foto (gambar di  pojok bawah tulisan ini)

Setelah melihat batu tersebut (sebut saja batu gong), saya berkeinginan mendapatkan batu akik atau batu cincin Pulau Oar hehehe #ngarep yang ada serpihan batu karang. Tapi jujur terkadang saya kepikiran mengenai batu itu, apakah itu batu sisa-sisa dari kerajaan bawah laut Pulau Oar (makin nglantur) atau memang batu biasa seperti batu-batu lainnya.

Silahkan coba datang ke Pulau Oar, apakah anda orang yang termasuk beruntung dapat melihat batu "Gong" seperti yang saya maksud atau anda malah lebih beruntung dapat melihat batu unik lainnya.

Tapi Ingat, jangan usik batu-batu itu!!!