Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2015

Pengertian dan Tujuan Steganography

Pengertian Steganography
Steganography ialah suatu seni ilmu menulis pesan secara tersembunyi atau menyembunyikan sebuah pesan dengan cara tertentu dalam artian tidak seorang pun yang tau dan menyadari bahwa pesan yang di kirim oleh si pengirim ke si penerima pesan memiliki pesan yang tersembunyi di balik pesan yang nyata.



Steganography sendiri berasal dari bahasa yunani, yaitu “ steganos “ artinya Tulisan yang tersembunyi or Covered Writing. Steganography juga termasuk di dalam security through obsecurity, yang biasa di pakai oleh intelijen, militer, maupun teroris dalam menyampaikan sebuah pesan tanpa di ketehui rahasia penting dalam sebuah pesan tersebut. (Sumber Wikipedia)
Tujuan Steganography
Tujuan steganography adalah menyembunyikan atau merahasiakan dari keberadaaan pesan atau sebuah informasi. Pesan yang disembunyikan pastinya tidak akan menarik perhatian orang lain atau jauh dari dugaan seseorang terhadap rahasia dari pesan itu sendiri.


Antara kriptography dan steganography memiliki defenisi tujuan yang berbeda misalnya pada kriptography data yang di sandikan (ciphertext) tetap tersedia, sedangkan steganography sendiri data yang telah di sandikan bisa di sembunyikan sehingga antara pihak ketiga pastinya tidak akan mengetahui keberadaannya. Data rahasia yang telah di sembunyikan bisa di ekstrack seperti data yang aslinya.
Intinya steganography memiliki keuntungan atau peluang yang baik ketimbang kriptography, kenapa demikian ??? karena pesan yang di kirimkan tampak sama dengan pesan sebelumnya yang telah di sisipkan hal tersebut pastinya tidak akan menimbulkan kecurigaan terhadap pihak ketiga. Sebaliknya dalam kriptography pesan rahasia memiliki perbedaan signifikan terhadap pesan yang sebelumnya di sisipkan, dari hal tersebut dapat menimbulkan kecurigaan terhadap pihak ketiga walaupun pihak ketiga tidak tau persis apa yang tersembunyi dalam pesan tersebut. 
Metode steganography
Ada 4 jenis dalam metode steganography ;
1.      Least significant Bit Insertion (LSB)
Contoh file image pesan dapat disembunyikan dengan menyisipkan pada bit yang rendah di posisi kanan (LSB) pada data pixel. Seperti yang di ketahui file Bitmap 24 bit terdiri dari 3 warna yaitu merah, hijau, biru (RGB) masing-masing di susun oleh bilangan 8 bit dari 0-255. Keuntungan LSB insertion ialah algoritmanya memiliki software stegaography yang bekerja antara unsur pokok dan warna LSB melalui manipulasi pallete.
2.      Algorithms and Transformation
Metode steganography ini ialah metode menyembunyikan suatu data dengan menggunakan fungsi matematika. Terdapat 2 fungsi pertama discrete cosine and Transformation or (DCT) and Wavelet Transformation. Keduanya berfungsi untuk mentransformasikan data dari A ke B atau dari satu tempat ke tempat lainnya.
3.      Redudant pattern Encoding
Menggambarkan pesan yang kecil dari kebanyakan pesan. Keuntungan pada metode ini dapat bertahan dari pemotongan atau kegagalan, kerugian tidak bisa menuliskan pesan gambar yang lebih besar.
4.      Spread Spectrum Method
Spread Spectrum Method yaitu pengiriman pesan yang terpencar secara acak melalui gambar. Metode ini ialah metode dengan menggunakan algoritma crypto-key and stego-key, kekurangan metode ini yaitu masih mudah di serang  melalui kompresi dan proses image. 

Senin, 28 September 2015

Pengertian Social Engineering ?

Social Engineering adalah metode atau cara seseorang dalam melakukan pengambilan data atau informasi dengan menggunakan teknik manipulasi psikologis. Keamanan komponen dari sistem komputer sendiri tidak terletak pada hardware maupun software tetapi pada pembuat itu sendiri. Keamanan software yang tinggi dan kecanggihan hardware tidak menjamin dalam keamanan informasi apabila pembuatnya lalai, kelalaian manusia hal utama dalam menjamin kemanan informasi itu sendiri. Kecanggihan dan keamanan software hanya pendukung.


Keamanan yang baik tidak akan berguna apabila adminnya sendiri kurang teliti. Pada sebuah jaringan banyak terdapat komplek dan user yang tidak telalu mengerti akan hal keamanan ini dan bisa di bilang tidak cukup peduli. Akibatnya memudahkan para hacker untuk mengupas informasi privasi seseorang untuk kepentingan pribadi mereka. Hal tersebut pastinya dapat menimbulkan efek buruk bagi orang lain, kejahatan palsu akan terjadi dan finah akan menyebar dimana-mana.

Metode social engineering yang berbasis interaksi dalam hal ini ada yang secara langsung dan juga tidak langsung. Metode secara langsung pelaku dapat mengambil atau bertanya informasi langsung dengan cara berinteraksi kepada pelaku. Namun dalam hal ini sangat jarang informasi yang di dapat secara puas dan penuh dari pelaku. Metode kedua yaitu dengan cara berinteraksi secara palsu, pelaku melakukan interaksi dengan menciptakan suasana palsu, pelaku biasanya mencari dan mengumpulkan informasi dengan memancing korban untuk membicarakan hal yang lain dan dengan tidak sengaja mengalihkan pembicaraan ke inti yang di inginkan pelaku. Secara tidak sadar pelaku dapat mengumpulkan dan munyusun informasi dengan teratur tanpa di ketahui korban.

Contoh metode tidak langsung dari pengalaman saya ketika ingin meretas fb teman dengan cara tidak langsung. Saya menggunakan metode phising dalam menghack fb kawan, dengan cara login dari hasil konfirmasi kode verifikasi dari no hp. Saya meminjam hp teman saya untuk menunggu konfirmasi kode verifikasi, setelah saya mendapatkan kodenya saya mengubah password fb teman saya. Hal yang saya lakukan tersebut tanpa sepengatahuan dari teman saya, setelah berhasil saya memberitahu teman saya. Perlu di ingat apa yang saya lakukan tidak lain hanyalah untuk menguji tidak bermaksud untuk kejahatan 


Perlu diketahui banyak teknik-teknik social engineering yang dapat dilakukan antara lainnya yaitu ; pretexting, phising, diversion theft, baiting, drumster diving dan yang lainnya. Dari pengalaman di atas hanyalah sebagian kecil teknik mudah yang dapat dilakukan, banyak metode-metode yang lainnya. Semakin banyak metode social engineering maka akan semakin telihat lemahnya keamanan sistem informasi.

Ada beberapa celah dari manusia yang dapat di manfaatkan orang-orang atau oknum yang tidak bertanggup jawab untuk masuk ke dalam sistem. Dengan memanfaat rasa ketakutan, kepercayaan, dan kelalaian. Maka dari itu we must always be careful and vigilant in providing information to others.