Tampilkan postingan dengan label ALAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALAMI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

PESONA PANTAI PASIR HITAM DI UJUNG TIMUR PULAU WEH

Alhamdulillah cuaca mendukung sehingga hari ini bisa jalan-jalan lagi bawa keluarga menikmati keindahan Kota Sabang tercinta. Kali ini arah perjalanan ke Bagian Timur pulau Weh tepatnya ke Anoi Itam. Anoi Itam merupakan sebuah Gampong (Desa), istilah anoi itam sendiri merujuk kepada keadaan pasir laut yang ada di kawasan ini yang banyak didominasi oleh warna itam. Anoi dalam bahasa Aceh berarti Pasir dan Itam dalam bahasa Aceh bermakna Hitam, jadi Anoi Itam tidak lain kaau terjemahan kasarnya adalah Pasir Hitam. Kali ini saya tidak membahas pasirnya, tapi saya ingin membahas pemandangannya.

Oiya, di Anoi Itam, selain terdapat pantai yang berpasir hitam juga terdapat beberapa villa yang layak dikunjungi dan terdapat sebuah bukit yang diatasnya ada Benteng Jepang yang dulu digunakan pada saat Perang Dunia ke II, Penasaran bagiaimana penampakan Benteng jepang tersebut silahkan baca postingan kami terdahulu di Panorama di Benteng Anoi Itam. Jadi kalau ingin ke Sabang, jangan lupa singgah ke sini. Penasaran bagaimana rupanya pemandangan disini? berikut foto-foto yang sempat saya abadikan dengan kamera Hape saya.

 
Gimana Pemandangannya? Lautan yang jernih dan hamparan pepohonan yang masih rindang turut menjadikan pantai ini layak dikunjungi.

PANTAI SUMUR TIGA : PESONA PASIR PUTIH DAN PEMANDANGAN LAUT LEPAS YANG EKSOTIS

Apa rencana Anda minggu ini? Bila ingin berlibur ke pantai bersama keluarga jangan lupa singah ke Pantai Sumur Tiga. Pantai Sumur Tiga terletak di Gampong Ie Meulee Kota Sabang yang dapat diakses 3-5 menit dari pusat kota. Dengan pasir putihnya yang cantik dan keadaan alam disekelilingnya yang masih alami, membuat suasana pantai jadi sangat menawan. 

Pantai adalah sebuah bentuk geografis yang terdiri dari pasir, dan terdapat di daerah pesisir laut. Daerah pantai menjadi batas antara daratan dan perairan laut. Panjang garis pantai ini diukur mengeliling seluruh pantai yang merupakan daerah teritorial suatu negara (sumber : id.wikipedia.org)

Bicara masalah Pantai, di Kota Sabang tersedia beragam pantai yang sangat indah, namun bila Anda ingin punya pengalaman yang menawan berenang di pantai dengan pemandangan ke depan tak terhingga alias tidak Nampak pulau lain disinilah tempatnya. Hamparan pemandangan di depan mata adalah Samudera Hindia yang banyak berlalu lalang kapal-kapal besar. 

Bagaimana keadaan Pantainya? Penasaran bukan? Simak cuplikan foto-foto hasil jepretan kamera hape berikut ini. Bila ingin lebih detail silahkan berkunjung sendiri ke Lokasi, Gratis Tak Perlu Bayar.

 
 
Nah bagaimana? cantik kan? Jadi jangan lupa cantumkan dalam daftar list pantai yang layak dikunjungi bila Anda singah di Kota Sabang. Selamat Berlibur. Salam Santai Banget

Rabu, 10 April 2013

KECANTIKAN SABANG DALAM VIDEO - WEH ISLAND INDONESIA


Hmm bingung mau tulis narasi apa, sebenarnya ini video yang diunggah oleh akun Sabang Vacation sudah sejak mai 2012. Melalui video ini mudah-mudahan dapat memberi gambaran awal bagi yang belum pernah ke Sabang akan begitu indahnya alam dan lingkungan Sabang yang masih asri dan belum ada sentuhan atau polesan. Ibarat orang ini adalah cerminan kecantikan gadis dusun yang belum sempat ke Salon. Nah bila masih belum di make up saja begini cantiknya maka dapat Anda bayangkan bila Nanti banyak investor masuk dan memoles Sabang, maka Anda akan melihat Surga Wisata Indonesia ada disini.

Mohon ijin bagi yang punya akun agar saya dapat berbagi video ini guna mendukung Sabang menjadi salah satu tujuan wisata dunia. Akhir kata mari kita simak video. Salam

Sumber : Youtube.com

Selasa, 09 April 2013

TIPS MEMILIH OBJEK WISATA SERTA HEMAT SAAT BERLIBUR

Meski tidak serumit memilih Jodoh, memilih objek wisata yang akan kita jajaki juga sangat perlu kehati-hatian. Hati-hati disini bukan dalam versi negative, tapi hati-hati agar perencanaan wisata kita dapat mencapai tujuan yang kita inginkan. Oleh karena itu berbekal hasil baca-baca, saya ingin berbagi tips memilih objek wisata serta tips hemat saat libur. Namun sebelum Anda menyimak tips berlibur ada baiknya Anda catat dulu pesan “Sabang adalah Tempat yang Paling Layak Saya Kunjungi” he he he meski berbau kampanye tapi saya serius juga ini dalam rangka kampanye agar Sabang kota tercinta ramai dikunjungi.
Sausan di Depan Kapan Pesiar Armadea saat merapat di Pelabuhan Sabang
Nah mari kita simak Tips Memilih Objek Wisata Serta Hemat Saat Berlibur berikut ini :

1. Persiapkan Jauh-Jauh Hari Sebelumnya Hari H
Yang pasti, persiapkan jauh-jauh hari sebelumnya jika anda mempunyai rencana berlibur yang cukup panjang ke luar kota apalagi ke luar negeri. Lebih panjang waktu persiapannya tentu lebih baik. Sisihkan secara auto debet dari income bulanan anda selama waktu yang disesuaikan dengan besarnya dana yang dibutuhkan.

2. Pilih Tour Travel Yang Murah

Biasanya mengambil paket liburan yang disediakan pihak tour travel bisa lebih murah. Namun jika anda ingin berpergian sendiri, ketahui dahulu seluk beluk tempat liburan yang dituju. Biaya transportasi, akomodasi, tempat rekreasi dan makan serta tak ketinggalan tempat belanja, menjadi point-point penting untuk dicatat.

3. Carilah Paket Promosi

Untuk biaya transportasi dan akomodasi, sangatlah baik jika anda bisa mendapatkan paket promosi. Bahkan jika ada, rumah kerabat atau penduduk setempat dan apartemen milik perorangan bisa dijadikan tempat menginap. Anda dapat menghemat lumayan banyak, mengingat kedua hal ini adalah biaya yang paling besar.

4. Cari Objek Wisata yang Unik & Menarik

Cermatlah dalam memilih tempat rekreasi dan Objek Wisata. Cari obyek wisata yang memang benar-benar unik dan bagus serta merupakan ciri khas tempat tersebut. Hindari pergi ke lokasi wisata yang tidak perlu dan berbiaya tinggi. Penulis merekomendasikan agar Pulau Weh Sabang dijadikan salah satu pilihan yang tepat mengingat keunikan dan keaslian wisata bahari di Pulau Weh masih sangat terjaga.

5. Carilah Tempat Makan/Restoran Harus Sesuai dengan Budget yang Disiapkan.

Sama seperti tempat rekreasi, mencari tempat makan/restoran harus sesuai dengan budget yang disiapkan. Lebih baik jika anda memilih tempat yang tidak jauh dari tempat menginap anda atau tempat terakhir anda sedang berkunjung. Selain hemat waktu, hemat ongkos pula.


6. Carilah Tempat Oleh Oleh yang Murah

Tempat belanja yang tidak populer biasanya lebih murah dibandingkan tempat belanja yang ramai dikunjungi turis. Berburu oleh-oleh dan barang kerajinan ke pasar-pasar tradisional bahkan langsung ke tempat pembuatan/pabriknya bisa menghemat uang anda. Bila ke Kota Sabang, kerajinan atau soevenir bisa Anda peroleh di pusat kota dengan harga terjangkau (boleh nawar tentunya) dan untuk makanan seperti bakpia sabang yang terkenal Anda bisa membeli langsung ke Pabrik/Perajinnya yang terletak tidak jauh dari pusat kota.

7. Jangan Jajan yang Tidak Perlu

Jangan lupa, selalu membawa bekal seperti roti dan minuman air putih dalam tas anda. Selain lebih sehat, andapun terhindar dari jajan yang tidak perlu.

8. Bawalah Uang Saku Sesuai dengan Budget Anda

Bawalah uang saku sesuai dengan budget anda. Dan tetap catat semua pengeluaran anda selama perjalanan dari awal hingga akhir. Untuk kota Sabang, bila Anda tidak mambawa uang dalam bentuk Cash tersedia beragam Bank dan ATMnya seperti Bank Aceh, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Bank BRI, Bank BNI atau Kantor Pengadaian (he he he)

9. Pertimbangkanlah Untuk Berpergian Pada Masa “low season”

Jika anda dan keluarga mempunyai fleksibilitas waktu, pertimbangkanlah untuk berpergian pada masa “low season”. Anda bisa mendapatkan tawaran yang menarik dan murah yang tidak bisa anda dapatkan pada masa “high season” liburan.

10. Sesuaikan dengan Budget Anda

Jika budget anda saat ini tidak memungkinkan untuk berpergian jauh, liburan didalam kota bisa menjadi pilihan yang tidak kalah menarik.

Banyak alternatif tempat liburan yang bersifat edukatif bagi anak anda terutama di Banda Aceh, Sabang dan sekitarnya. Bahkan rumahpun bisa menjadi tempat liburan yang menyenangkan bagi anda sekeluarga. Buatlah acara/kegiatan yang selama ini tidak pernah dilakukan anda sekeluarga dirumah. Yang penting, berpikir kreatif dan merasa bahagia menjadi kunci untuk dapat menikmati masa liburan anda.


Sumber tulisan : http://www.kaskus.co.id

TIPS BERLIBUR TANPA MERUSAK LINGKUNGAN

Mumpung lagi heboh-hebohnya aksi kampanye penyelamatan lingkungan dan bumi kita seperti ajakan mematikan lampu satu jam (meski saya tidak ikutan karena PLN duluan mematikan lampu selama 10 jam) maka kali ini saya akan posting tips berwisata yang ramah lingkungan.
Mungkin selama ini tidak pernah terlintas di benak kita bahwa ternyata setiap perjalanan liburan yang kita jalani memberikan dampak buruk bagi lingkungan, setidaknya dari segi emisi?  Selain itu, tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan para pelancong yang tidak mempedulikan kelestarian alam di lokasi

Nah hasil intip dan baca disebuah forum dan saya berharap bisa berbagi dengan postingan ini, berikut adalah tips yang bisa dipraktekkan agar perjalanan atau liburan kita memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan.
  1. Hindari penggunaan pesawat dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan. Upayakan untuk menggunakan bis, kereta api, atau kapal laut untuk mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan.
  2. Gunakan sarana transportasi massal setempat atau sewa sepeda, becak, delman atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi termasuk tempat-tempat indah yang tersembunyi.
  3. Berkenalan dengan banyak orang saat di perjalanan, salah satu cara agar bisa berbagi kendaraan, kamar tidur dan makanan. Ketika kita berbagi kendaraan maka kita akan menghemat emisi CO2. Sedangkan bila kita berbagi kamar tidur maka kita menghemat listrik yang terpakai, menghemat sabun untuk mencuci seprei, dll. Sementara berbagi makanan akan menghindari pemborosan karena makanan yang tidak habis dan jadi mubazir.
  4. Selain itu, efek positif dari berbagi adalah menghemat biaya perjalanan dan tentunya menambah banyak teman.
  5. Belilah makanan di kaki lima/warung /restauran penduduk. Dengan membeli makanan di warung lokal, kita telah mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makanan dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung pada masyarakat lokal. Selain itu biasanya perangkat makan yang digunakan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam.
  6. Pilih makanan dan minuman lokal. Selain dapat merasakan makanan & minuman dari daerah asal, membantu bisnis lokal, dan juga untuk mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan dari barang impor.
  7. Bawa botol minuman sendiri agar bisa diisi ulang. Ini untuk menghemat pembelian air kemasan, selain juga untuk mengurangi sampah botol/kotak air kemasan.
  8. Bawa juga kotak makanan & sendok makan, yang bisa digunakan saat ingin membawa jajanan ke penginapan. Ini untuk menghindari kemasan makanan seperti plastik, kresek atau kotak makanan.
  9. Bawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik saat berbelanja di perjalanan.
  10. Usahakan tidak meninggalkan sampah di tempat-tempat yang kita kunjungi. Untuk di tempat-tempat terpencil seperti di pulau kecil , yang tidak memiliki pemulung atau Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA) , sebaiknya sampah kering - seperti botol plastik, kemasan makanan, kemasan mi instan, kardus makanan - dibawa serta ke daratan atau ke kota untuk diberikan ke pemulung.
  11. Tidak membeli cinderamata yang berpotensi merusak alam, seperti asesoris dari kerang, penyu, bunga edelweiss, dsb.
  12. Tidak membunuh/ merusak atau membawa pulang satwa atau tumbuhan langka/ dilindungi.
  13. Tidak mencicipi makanan yang berasal dari satwa langka atau dilindungi, seperti telur & daging penyu.
  14. Jangan lupa prinsip, "leave nothing but footprints, take nothing but pictures, kill nothing but time!"
Nah bagaimana? Sudah ada ide untuk menjaga lingkungan? Kami Tunggu kedatangan Anda di kota wisata yang bebas polusi " Sabang Surga Wisata Indonesia "

Sumber artikel : Kaskus.co.id dan greenlifestyle.or.id

Minggu, 07 Oktober 2012

7 TIPS JITU MEMBELI SUVENIR WISATA


Mumpung Hari Minggu dan saya sempat Jalan-jalan ke Tempat Wisata dekat Rumah, banyak sekali Wisatawan dari Luar Daerah (Luar Pulau) dan Mancanegara yang menghabiskan Akhir Pekannya di Kota Sabang. Nah bagi para wisawatawan tentunya sebelum kembali kedaerah masing-masing akan mencari souvenir sebagai oleh oleh. Berikut tips jitu yang sempat saya CoPasBu (Copi dan Paste he he he Plus sedikit Bumbu ) dari travel.detik.com.
Bagai agenda wajib, membeli suvenir jadi kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan saat traveling. Sayangnya, suvenir yang dibeli kadang cacat atau tidak asli buatan daerah tersebut. Agar tidak kecewa, ikuti 7 tips berikut. Dikumpulkan detikTravel, Selasa (2/10/2012) berikut adalah 7 tips membeli suvenir saat traveling:
  1. Beli barang khas daerah itu. Selain menjadi buah tangan, suvenir juga dibeli untuk mengenang dan sebagai tanda telah menjejakkan kaki di suatu daerah. Oleh karena itu, sebelum membeli sebaiknya Anda mencari tahu lebih dahulu suvenir apa yang khas di daerah tersebut.Sebagai contoh, saat Anda liburan ke kawasan Papua, carilah suvenir khasnya seperti koteka. Sedangkan saat liburan ke kawasan Flores, carilah suvenir berupa kain tenun ikatnya yang khas. Hindari pula membeli barang yang umum ditemukan di tempat lain, seperti gantungan kunci.
  2. Cari tahu kawasan belanja. Kawasan perbelanjaan di suatu destinasi kadang bukan cuma satu tempat saja, tapi terbagi di beberapa lokasi. Untuk mendapatkan suvenir dengan variasi yang lebih banyak dan harga yang lebih murah, tidak ada salahnya jika Anda mencari tahu kawasan-kawasan belanja yang ada di daerah tujuan.
  3. Mampirlah ke banyak toko. Jangan percaya pada satu toko yang Anda kunjungi. Biasanya, sebuah toko akan mengatakan barang yang dijual di tempatnya adalah yang paling murah. Sebaiknya, Anda juga masuk ke toko lain atau bahkan kawasan belanja lain agar mendapat perbandingan harga dan barang dari toko sebelumnya.
  4. Tentukan budget.Saat membeli suvenir kadang seorang turis tidak memperhitungkan berapa biaya yang dikeluarkan. Semua barang yang dianggap menarik bisa saja dibeli. Begitu sudah sampai di penginapan barulah ia sadar uangnya habis untuk membeli suvenir.Nah, untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda sudah memperhitungkan berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk membeli suvenir. Jangan sampai Anda kehabisan uang sebelum pulang ke daerah asal.
  5. Perhatikan kualitas barang. Saat membeli suvenir, jangan lupa untuk mencari tahu kualitas barang yang Anda incar. Biasanya, barang dengan kualitas baik tidak mudah rusak. Sebagai contoh, jika Anda membeli barang pecah belah seperti keramik, pilihlah keramik yang tebal. Jangan sungkan pula bertanya ke penjual barang mana yang memiliki kualitas baik. Keramik dengan kualitas baik tidak akan mudah pecah dengan warna yang lebih tahan lama. Selain itu, perhatikan juga barang yang Anda beli ada kecacatan atau tidak. Belilah barang yang memiliki bentuk sempurna tanpa cacat yang bisa merusak bentuknya.
  6. Teliti sebelum membeli.Nah, ini dia yang tak kalah penting diperhatikan saat Anda membeli suvenir. Telitilah sebelum membeli, perhatikan tempat pembuatan suvenir. Terkadang, cinderamata suatu daerah justru dibuat oleh daerah lain, atau bahkan negara lain. Ini tentu mengurangi makna suvenir yang niat awalnya sebagai kenang-kenangan dari suatu destinasi. Oleh karena itu, belilah suvenir yang dibuat asli di daerah tersebut.
  7. Untuk makanan, perhatikan tanggal kadaluarsa. Buah tangan kadang tak harus berupa barang pajangan, bisa juga berupa makanan. Khusus oleh-oleh seperti ini, Anda harus memperhatikan tanggal kadaluarsanya. Jangan sampai makanan yang dibeli sudah dekat tanggal kadaluarsa atau bahkan sudah lewat. Ini bisa bahaya untuk kesehatan.

Selasa, 18 Oktober 2011

WADUK SERMO



Waduk Sermo, Adalah sebuah Waduk (Danau) yang berada di perbukitan “Bukit Menoreh”, tepatnya di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo, sekitar 5 km di sebelah barat kota Wates Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejak diresmikan pada tanggal 20 November 1996 oleh Presiden Soeharto, waduk Sermo menjadi penyangga air bagi pertanian di bawahnya sekaligus objek menjadi obyek wisata lokal yang sangat menarik dan membanggakan bagi kulon Progo. Panorama alam yang disajikan waduk sermo sangat indah diselimuti hawa yang sejuk segar dan angin yang berhembus semribit menambah kenikmatan bersantai di pinggir Waduk Sermo.



Waduk Sermo sendiri menurut Pemkab Kulonprogo memiliki luas genangan kurang lebih 157 Ha dengan keadaan air yang jernih membiru serta bentuknya yang berkelok-kelok menyerupai jari tangan manusia dengan latar belakang perbukitan menoreh yang hijau.

Bagi para mancing mania, Khususnya yang ada di sekitar Jogjakarta, pasti sudah akrab dengan waduk yang satu  ini. Tak jarang mereka menginap atau bermalam di Waduk ini untuk menyalurkan hobi mereka. Waduk sermo menjadi alternatif tempat memancing bagi para mancing mania. Disini ada bermacam-macam jenis ikan air  tawar, antara lain: Wader, lele, Nila dan Sebagainya.

Selain pengunjung dari kalangan Macing mania, banyak juga pengunjung yang hanya sekedar ingin menikmati keindahan tempat wisata ini dengan berkeliling waduk menggunakan perahu. Bentuk waduk yang berkelok-kelok dan dikelilingi bukit-bukit merupakan keindahan tersendiri yang dapat dinikmati dengan menggunakan perahu motor.




Biayanya cukup murah, hanya Rp. 5.000,- per orang bagi dewasa, dan Rp. 3.000,- per orang untuk anak-anak. Anda akan dibawa berkeliling selama 20 menit, jika penumpang perahu sudah berjumlah minimal 5 orang. Kalaupun ingin borongan, pengunjung cukup membayar Rp. 100.000,- /jamnya.
   

Fungsi utama dari waduk ini yaitu sebagai penampung air yang disalurkan PDAM untuk air bersih, irigasi atau pengairan, serta pencegah banjir. Pemandangan yang elok nan asri  disertai view pegunungan menoreh yang menjulang hijau dengan hutan-hutannya serta sejuknya udara menjadi nilai jual wisata bagi waduk ini.



Selasa, 04 Oktober 2011

GUNUNG BROMO



GUNUNG BROMO merupakan salah satu gunung api yang masih aktif, Gunung Bromo berada di Provinsi Jawa Timur. Tempat ini selalu ramai menjadi tujuan wisata lokal andaLan karena Gunung ini mempunyai eksotisme alam yang sangat menawan, salah satunya adalah laut pasir yang sangat luas. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Lautan pasir di gunung ini kira-kira sepuluh meter persegi, ini membuat pemandangan yang sangat menakjubkan, sehingga banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang sengaja melancong untuk bisa menikmati keindahan alam


Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger.
Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.


penginapan

Berbagai hotel dan penginapan dapat ditemukan disekitar area Taman Nasional Bromo-Semeru, mulai dari losmen sampai dengan hotel berbintang 4 dapat di jadikan pilihan untuk menginap di Bromo. Rata rata setiap hotel memasang tarif yang terjangkau.

rumah makan

Agak sedikit sulit untuk menemukan tempat makan di area ini terutama pada malam hari. Akan tetapi, apabila Anda menginap di desa Wonokitri, sekitar 3 km ke bawah tepatnya di pasar Tosari dapat ditemui beberapa warung makanan yang buka dan menjajakan makanannya hingga pukul 9 malam.

Berkeliling

Anda dapat berkeliling ke sekitar areal Taman Nasional dengan menyewa kendaraan jenis jeep 4x4. Atau, jika hanya ingin berkeliling di sekitar area lautan pasir Bromo, Anda dapat menyewa kuda yang banyak tersedia disana.
Adapun hal-hal lain yang dapat dilihat atau dilakukan di area ini adalah Anda dapat mengunjungi beberapa objek di bawah ini: 


  • Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
  • Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.
  • Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
  • Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut ( 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
  • Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.

oleh-oleh khas bromo
 
jika anda sudah puas menikmati eksotika Bromo, satu hal yang biasanya terlintas di pikiran kita ketika hendak pulang dari daeah wisata yaitu oleh-oleh atau buah tangan, Anda dapat membeli oleh-oleh atau cinderamata di sekitar point area yang biasa digunakan untuk melihat matahari terbit. Di area ini banyak terdapat kios cinderamata yang menjajakan dagangan mereka seperti kaos atau t-shirt, topi kupluk, syal dan lainnya. Selain itu, di sekitar area laut pasir juga terdapat beberapa penjaja cinderamata yang menjual kaos atau t-shirt yang bertuliskan Gunung Semeru-Bromo







Senin, 03 Oktober 2011

MERAPI DAN LAVA TOUR



Masyarakat di Yogyakarta dan Jawa Tengah pasti mengenal dengan baik keindahan dan keganasan Gunung Merapi. Dengan predikat sebagai salah satu gunung teraktif di dunia, Merapi menyimpan potensi bencana alam berupa letusan atau erupsi. Sudah sejak lama para peneliti geologi mengajukan berbagai macam teori mengenai keganasan letusan Merapi. Salah satunya yang terkenal datang dari ahli geologi Belanda, Reinout Willem van Bemmelen, yang mengajukan asumsi bahwa Gunung Merapi pernah meletus hebat pada 1006. Letusan hebat ini, oleh para ahli arkeologi kemudian ditafsirkan sebagai penyebab bagi pusat-pusat kerajaan Mataram Kuna mengalami kemunduran dan kemudian berpindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Setelah awal Millenium kedua, Merapi pernah meletus beberapa kali, di antaranya tahun 1672, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Pada letusan tahun 1672, awan panas dan banjir lahar menewaskan sekitar 300 jiwa. Sementara, letusan tahun 1930 menelan korban lebih banyak lagi, yakni sekitar 1.369 orang. Kemudian pada tahun-tahun selanjutnya, yaitu erupsi 1954, 1961, 1969, dan 1972-1973, memakan korban jiwa masing-masing puluhan orang. Erupsi lainnya terjadi pada 1994 yang menewaskan puluhan orang, sementara erupsi tahun 1998 tidak menimbulkan korban jiwa, karena letusannya mengarah ke atas. Pada Millenium ketiga, Merapi sekali lagi menunjukkan keganasannya. Kali ini terjadi pada tahun 14 Juni 2006, di mana terjangan lava dan awan panas mampu merobohkan dinding penghalang bagian Selatan yang biasa disebut geger boyo (punggung buaya), sehingga material panas tersebut kemudian menimbun bumi perkemahan Kaliadem. Erupsi yang hanya berselang 2 minggu sebelum Gempa Bumi melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah tersebut telah menewaskan dua relawan evakuasi masyarakat lereng Merapi, yakni Sudarwanto dan Suwarjono. Mereka terjebak di dalam lubang persembunyian (bungker) ketika lahar panas menimbun bungker setinggi sekitar tiga meter. Kaliadem merupakan jangkauan terjauh dari terjangan lahar dan awan panas (dalam bahasa setempat disebut wedhus gembel) ketika erupsi tahun 2006. Desa-desa di sekitar Kaliadem, seperti Kinahrejo (tempat Mbah Maridjan, juru kunci Merapi tinggal), selamat dari bencana letusan tersebut. Ribuan kubik pasir-batu yang menimbun kawasan Kaliadem ini telah mengubah wajah Kaliadem dari bumi perkemahan yang hijau menjadi hamparan tanah gersang yang sangat luas. Kawasan yang tertimbun bekas lahar Merapi tersebut kemudian diresmikan sebagai obyek wisata dengan nama Lava Tour Kaliadem.


Wisatawan domestik maupun mancanegara dapat mengunjungi obyek wisata ini untuk melihat secara langsung material bekas letusan Merapi dan bungker tempat perlindungan dua relawan yang tewas. Kawasan kaliadem merupakan dataran tinggi di sebelah selatan Gunung Merapi. Dari kawasan ini, wisatawan dapat menyaksikan puncak Merapi yang menjulang tinggi dengan jarak pandang sekitar 2 kilometer.
Pesona keagungan gunung setinggi 2.965 meter di atas permukaan laut (dpl) ini dihiasi oleh asap sulfatara yang tak pernah berhenti mengepul dari mulut kawahnya, memperlihatkan bahwa gunung ini tak pernah berhenti beraktivitas. Selain menyaksikan indahnya puncak Merapi, wisatawan yang berkunjung siang hari dapat menyaksikan bukti-bukti geologis letusan Merapi tahun 2006, yakni hamparan pasir-batu yang merupakan material letusan dan bungker bekas persembunyian dua relawan
Dan puncak kedahsyatan merapi terakhir kali terjadi pada akhir 2010 yang lalu, dimana pada erupsi merapi kali ini banyak merenggut korban jiwa maupun harta benda. Bahkan sang juru kunci mbah Maridjan "ROSO". juga turut menjadi korban keganasan merapi. Dan sisa-sisa erupsi tersebut masih dapat kita saksikan langsung dari desa kinahrejo dan sekitarnya. 



LAVA TOUR

Pasca erupsi "dahsyat:" merapi 2010 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Sleman mengembangkan wisata lokal lava merapi  atau lava tour untuk menggerakkan perekonomian masyarakat lereng Merapi pascaletusan Merapi. Wisata lava bisa langsung diikuti wisatawan begitu status Merapi dinyatakan aman.


Pemkab Sleman optimistis, obyek wisata lava akan mampu menyedot kunjungan wisatawan dalam jumlah besar karena obyek wisata sejenis itu tidak ada duanya di Indonesia. Wisata lokal merapi ini memiliki keunggulan khusus karena wisatawan bisa langsung mendekati bekas-bekas terjangan awan panas dan lava Merapi yang sudah dingin
di daerah  Kinahrejo para pengunjung  langsung berfikiran betapa dahsyatnya bencana ini yang telah melululantakkan daerah ini. hampir tak satupun ada tanaman yang hidup, rumah semuanya robah tak mampu menahan terjangan si wedus gembel. berkat dari kegiatan lava tour yang telah menarik minat banyak wisatawan untuk berkunjung di daerah ini semua membawa berkah tersendiri bagi penduduk daerah sekitar. untuk berjualan di daerah ini sehingga bisa meningkatkan perekonomian khususnya para pengungsi bencana merapi.

Semoga dengan adanya bencana kali ini bisa memberikan banyak hikmah bagi kita semua khususnya di dekat daerah merapi. kali ini bisa menjadikan bahan pelajaran yang paling berharga. 

Dan bagi pembaca yang berjiwa petualang ataupun ingin berkunjung di tempat wisata alternatif, tidak ada salahnya jika anda berkunjung ke tempat ini, yang pasti akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan dan tiada duanya.

Sabtu, 01 Oktober 2011

TELAGA SARANGAN


Telaga Sarangan merupakan salah satu obyek wisata lokal andalan Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata.




Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat.Dan banyak Fasilitas penunjang lainnya , misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman.



Keberadaan 19 rumah makan di sekitar telaga menjadikan para pengunjung memiliki banyak alternatif pilihan menu. Demikian pula keberadaan pedagang kaki lima yang menawarkan berbagai suvenir telah memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk membeli oleh-oleh. Hidangan khas yang dijajakan di sekitar tempat wisata lokal ini adalah sate kelinci.

Telaga Sarangan juga memiliki layanan jasa sewa perahu dan becak air. Ada 51 perahu motor dan 13 becak air yang dapat digunakan untuk menjelajahi telaga.

Telaga Sarangan memiliki beberapa kalender event penting tahunan, yaitu labuh sesaji pada Jumat Pon bulan Ruwah, liburan sekolah di pertengahan tahun, Ledug Sura 1 Muharram, dan pesta kembang api di malam pergantian tahun.



Obyek wisata ini dapat ditempuh dari Kota Magetan; dan lokasinya tak jauh dengan Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu (Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah).

Pemkab Magetan juga ingin mengembangkan Waduk Poncol (sekitar 10 kilometer arah selatan Telaga Sarangan) sebagai obyek wisata lokal alternatif.
Mengelilingi Telaga Sarangan

Di pinggir telaga tersedia sepeda air yang menyerupai bebek dan perahu boat. Ini dapat menjadi sarana bagi Anda yang ingin mengelilingi telaga melalui air. Atau Anda dapat berkeliling menggunakan kuda atau delman yang ditawarkan penduduk sekitar.

Pasti hal ini dapat menyenangkan buah hati Anda. Atau bagi Anda yang ingin berolahraga, Anda dapat mengelilingi telaga ini dengan berjalan kaki atau berlari. Anda juga akan menjumpai hutan pinus di lereng pegunungan di sekeliling Telaga Sarangan. Suasana yang sejuk dan indah pasti akan membuat olahraga menjadi menyenangkan.




Air Terjun
Di dekat Telaga Sarangan, ada pintu masuk menuju air terjun. Ada tiga buah air terjun yang dapat Anda nikmati yaitu air terjun Watu Ondo, Pundak Kiwo, dan Jarakan. Di dekat pintu masuk salah satu air terjun ini, ada bekas pesawat yang dijadikan monumen mengingat Kabupaten Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang adalah Pangkalan Utama AURI.

Jalan menuju air terjun tidak sulit, bahkan setengah perjalanan bisa dilakukan dengan mobil. Perjalanan menuju air terjun akan menjadi perjalanan yang menyenangkan. Anda akan melewati lereng gunung yang digunakan untuk perkebunan. Anda dapat melihat berbagai tanaman sayuran yang mungkin jarang ditemui di kota. Anda juga dapat mencelupkan kaki Anda ke dalam air bening yang dingin dan segar yang digunakan untuk pengairan perkebunan. Hal ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik untuk anak Anda.




Sate Kelinci

Setelah puas berkeliling, Anda dapat memesan sate kelinci dan lontong yang banyak ditawarkan di sekeliling telaga ini. Sate yang jarang ditemui di daerah lain ini layak Anda coba, karena dengan daging yang lembut dan empuk dapat membuat Anda ketagihan. Harga yang ditawarkan Rp 7.000 / porsi, harga yang cukup terjangkau untuk kantong Anda. Makanan lain yang dapat dinikmati di sini adalah nasi pecel. Daerah Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang terkenal dengan bumbu dan sambal pecel. Pecel ini menjadi istimewa karena bumbu kacangnya yang nikmat ditambah aneka gorengan sebagai pelengkapnya.
Nah.. anda pasti penasaran, Bagi pembaca yang belum pernah berkunjung ke tempat ini.. maka silahkan mencoba Alternatif tempat wisata lokal yang satu ini.

Jumat, 30 September 2011

COBAN RONDHO




Air Terjun Coban Rondo juga merupakan salah satu obyek hutan wisata yang dimiliki di Kabupaten Malang. Terletak sekitar 12 km dari Kota Batu, atau tepatnya di Desa Pandansari Kec. Pujon. Di obyek wana wisata ini akan anda temui sebuah air terjun dengan ketinggian 60 m. 


Kawasan Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo adalah kawasan wana wisata yang paling mudah ditempuh. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi obyek wana wisata ini. 

Di sekitar air terjun Coban Rondo, dipenuhi pohon-pohon pinus dan cemara gunung, membuat suasana di obyek wisata ini serasa sejuk. Tidak hanya air terjun saja yang ada di obyek wana wisata ini. Anda juga dapat melihat panorama keindahan kota Batu, aneka tanaman toga, aneka satwa serta penginapan yang pada saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.



Air Terjun Coban Rondo menyimpan legenda unik. "Rondo" yang berarti janda. Konon, di bawah air terjun terdapat gua tempat tinggal seorang wanita bernama Dewi Anjarwati. Suaminya, Raden Baron Kusuma bertempur melawan Joko Lelono, pemuda yang tertarik akan kecantikan Dewi Anjarwati dan hendak menculiknya.

Raden Baron tewas dalam pertempuran itu dan istrinya disembunyikan di gua oleh para punokawan-nya. Karena itulah tempat ini diberi nama Air Terjun Coban Rondo

AIR TERJUN DOLO KEDIRI


Kabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah.

Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.

Puas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.

Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo.(KEDIRI.GO.ID)

Kamis, 29 September 2011

KALIURANG

Menikmati pesona alam di ujung utara Yogyakarta. Bersentuhan dengan udara sejuk dan meresapi suasana romantis ala nyonya dan meneer Belanda tempo doeloe di Kaliurang yang terletak di kaki Gunung Merapi.
KALIURANG - Plesir ala Nyonya dan Meneer

Pada awal abad ke-19, sejumlah ahli geologi Belanda yang tinggal di Yogyakarta, bermaksud mencari tempat peristirahatan bagi keluarganya. Mereka menyusuri kawasan utara yang merupakan dataran tinggi. Sesampainya di Kaliurang yang berada di ketinggian 900 meter dari permukaan laut, para "meneer" tersebut terpesona dengan keindahan dan kesejukan alam di kaki gunung itu. Mereka akhirnya membangun bungalow-bungalow dan memutuskan kawasan itu sebagai tempat peristirahatan mereka.

Perjalanan menuju kaliurang dari arah Jogja akan mengingatkan kita pada lukisan pemandangan saat masih di taman kanak-kanak. Sebuah gunung dengan jalan di tengahnya serta hamparan hijau yang membentang di kedua sisinya dihiasi dengan rumah penduduk, akan menghilangkan penat dalam bingkai lukisan alam.

Diselimuti angin yang berhembus sejuk, bahkan di saat mentari tepat di atas kepala, kesejukan itu masih terasa. Udara yang menari melewati pepohonan dan turun dengan gemulai, memberi rasa segar ketika menerpa tubuh.

Pemandangan Gunung Merapi memberi sensasi tersendiri di kawasan ini. Bagaikan seorang gadis desa yang menutup tabirnya bila sengaja diperhatikan, gunung ini akan tertutup kabut seolah malu bila sengaja datang untuk melihatnya.

Menyusur sisi barat Bukit Plawangan sejauh 1100 meter, menempuh perjalanan lintas alam, melalui jalan tanah yang diapit pepohonan dan lereng rimbun, deretan 22 gua peninggalan Jepang menjadi salah satu keunikan wisata alam Kaliurang.

Di samping keindahan alamnya, Kaliurang juga mempunyai beberapa bangunan peninggalan sejarah. Diantaranya adalah Wisma Kaliurang dan Pesangrahan Dalem Ngeksigondo milik Kraton yang pernah dipakai sebagai tempat berlangsungnya Komisi Tiga Negara. Atau Museum Ullen Sentalu yang sebagian bangunannya berada di bawah tanah. Museum ini menguak misteri kebudayaan dan nilai-nilai sejarah Jawa, terutama yang berhubungan dengan putri Kraton Yogyakarta dan Surakarta pada abad ke-19.
Kawasan Rekreasi Keluarga

Berjarak 28 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, Kaliurang kini menjadi sebuah kawasan wisata alam dan budaya yang memikat, serta menjadi tempat yang menyenangkan untuk rekreasi keluarga.

Bersantai dengan keluarga, orang tua bisa bersantai sambil mengawasi anak-anak bermain di Taman Rekreasi Kaliurang. Di dalam taman seluas 10.000 meter persegi anak-anak bisa bermain ayunan, perosotan, atau berenang di kolam renang mini. Selain itu di taman yang dihiasi oleh patung jin ala kisah 1001 malam dan beberapa jenis hewan ini, anak-anak juga bisa bermain mini car atau memasuki mulut patung seekor naga yang membentuk lorong kecil dan berakhir di bagian ekornya.

Sekitar 300 meter ke arah timur laut dari taman rekreasi terdapat Taman Wisata Plawangan Turgo. Di kawasan taman wisata ini terdapat kolam renang Tlogo Putri yang airnya berasal dari mata air di lereng Bukit Plawangan. Bermain ayunan atau bercanda bersama keluarga di taman bermain yang berada di dalam taman wisata, rasa lelah akan lebur dalam rimbunnya taman perhutani.

Melangkahkan kaki menyusuri sisi timur, melihat beberapa ekor monyet yang berloncatan dan berayun di dahan, menikmati kicau burung di jalur berbatu susun dan tangga berundak di jalan menanjak sejauh 900 meter; mungkin akan sedikit melelahkan, tetapi pemandangan Gunung Merapi di saat cuaca cerah dari Bukit Pronojiwo, akan menggantikan rasa lelah dengan kekaguman. Pada perjalanan ke puncak Pronojiwo, YogYES sempat adu lari dengan seorang turis asing asal Inggris bernama Nick (47 tahun). Meski memenangkan adu lari, tapi perasaan menyatu dengan suasana alamlah yang paling membahagiakan. Air minum yang dijual oleh wanita penjaja minuman di puncak Pronojiwo bisa melepas rasa dahaga sambil menikmati Merapi yang berdiri tegak di tengah rimbunnya hamparan hijau. Setiap hari libur, Merapi bisa dilihat melalui teropong yang disewakan dengan tarif Rp.3000 selama 30 menit.

Sesampainya kembali di lokasi taman bermain, bersantailah sejenak di Tlogo Muncar. Meredakan letih sambil menikmati air yang terjun di sela-sela bebatuan. Biasanya air akan mengalir dengan deras di musim penghujan.

Jika ingin menikmati pemandangan Kaliurang, para pengunjung bisa berkeliling menggunakan kereta kelinci yang dikenal dengan istilah sepoer. Kendaraan ini biasa mangkal di depan taman wisata yang dipenuhi dengan kios-kios penjaja makanan. Jalur yang dilaluinya mengitari kawasan wisata Kaliurang dari timur ke barat. Melewati gardu pandang yang terletak di sebelah barat, Merapi akan terlihat jelas ketika cuaca cerah. Tarif untuk menaiki kendaraan ini Rp.3.000 per orang jika yang naik minimal tujuh orang. Untuk perjalanan eksklusif, Rp.20.000 akan membuat perjalanan layaknya seorang bangsawan.

Bila ingin merasakan sejuknya angin dan heningnya malam di Kaliurang, berbagai villa, bungalow, pesanggrahan atau pondok wisata bisa menjadi pilihan. Tarifnya juga beragam, mulai dari yang 25 ribuan hingga 200 ribuan. Beberapa penginapan yang bisa anda nikmati, antara lain: Bukit Surya (paling disarankan), Puri Indah Inn (bintang 3), Wisma Sejahtera, dll.

Sebelum pulang pastikan untuk membawa sedikit oleh-oleh yang dijajakan. Mulai dari buah-buahan produksi petani lokal hingga makanan khas yakni tempe dan tahu bacem serta jadah (makanan yang terbuat dari beras ketan dan parutan kelapa).

Hamparan hijau di kaki gunung, udara sejuk dan segala paket kemewahan alamnya, akan meredakan segala kepenatan dan memberikan kesegaran dari hiruk pikuknya perkotaan. (YogYES.COM)

GUNUNG KELUD



 
Gunung Kelud Makin Lengkap aja

Pengunjung kawasan wisata Gunung Kelud yang terletak di wilayah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri makin dimanjakan dengan berbagai alternatif sasaran dan permainan wisata. Jika sebelum gunung Kelud meletus, pengunjung disuguhi panorama kawah di puncak kepundan dengan air yang berwarna hijau, setelah letusan pada akhir 2007 lalu, pengunjung dibuat terpana dengan munculnya anak gunung Kelud dengan asap putih yang mengepul diseputar “gunung anakan” yang berbentuk kubah lava itu. Belum lagi dengan fenomena mysterious road yang juga membikin pengunjung penasaran.

FLYINGFOX Gunung Kelud Makin Lengkap aja

Sebagai salah satu ikon wisata lokal kabupaten kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui kantor Pariwisata dan Seni Budaya (Parsenibud) kembali menambah permainan di kawasan wisata yang menjadi icon wisata Kabupaten Kediri yaitu Gantungan Luncur atau dalam istilah outbond sering disebut Flying Fox. Tidak itu saja, dalam waktu dekat juga akan ditambah dengan permainan wisata berupa penyediaan kendaraan All Train Vehicle (ATV) dengan jalur tertentu. ATV ini adalah jenis kendaraan dengan kemudi seperti sepeda motor tetapi memiliki roda empat dirancang sebagai kendaraan offroad. Dua permainan terakhir adalah permainan yang bernuansa petualangan. Cocok dengan kawasan wisata gunung Kelud yang memang memiliki bentang alam cukup menantang.
Menurut Kepala Kantor Parsenibud Drs. Mudjianto melalui Kabag Humas dan Protokol Drs. Sigit Rahardjo, Msi bahwa dalam permainan flying fox ini sudah dilengkapi dengan perangkat pengaman untuk keselamatan pengunjung yang mencobanya.

“Untuk mencoba flying fox, pengunjung tidak perlu kuatir, karena permainan tersebut sudah dilengkapi perangkat pengaman untuk keselamatan”, jelas Sigit Rahardjo dalam suatu kesempatan.

Untuk menikmati flying fox dengan jalur bentang sepanjang 100 meter ini pengunjung dikenakan tarif Rp. 10.000,- sekali luncur termasuk diantar kembali ke tempat luncur awal dengan dibonceng sepeda motor.

“Kalau masalah ATV, saat ini kendaraannya masih pesan dan petugas masih mencarikan jalur yang aman untuk berkendara”, tambah Sigit Rahardjo.


Salah seorang wisatawan lokal mengatakan bahwa kunjungannya ke gunung Kelud karena penasaran oleh pemberitaan tentang fenomena munculnya kubah lava usai letusan lalu.

Sekarang ganti muncul anak gunung Kelud. Tapi panoramanya tetap indah”Kata salah seorang pengunjung".
 Tentang ramainya pengunjung di kawasan wisata gunung Kelud ini juga dibenarkan oleh Sutomo (50) petugas parkir yang biasa mengatur kendaraan penempatan kendaraan. Menurutnya pada hari Sabtu dan Minggu, areal parkir selalu penuh oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan terbesar yang pernah naik adalah jenis mini bus, tetapi yang banyak untuk kendaraan roda empat adalah Isuzu Elf dari berbagai biro wisata. “Sejak Lebaran kemarin gunung Kelud pada Sabtu dan Minggu selalu ramai. Kalau ramai areal parkir ini bisa penuh. Jadi harus diatur penempatannya”, jelas Sutomo didampingi Yudi (35) petugas permainan flying fox.


Gelar Ritual Sesaji

Selain wisata Alam yang indah, gunung kelud juga terkenal dengan ritual sesaji dari masyarakat desa setempat, Upacara adat berbentuk Ritual sesaji ini merupakan agenda budaya tahunan yang diikuti masyarakat sekitar gunung Kelud.

“Adat Ritual Sesaji yang diselenggarakan setiap tahun ini, juga menampilkan pertunjukan kesenian tradisional dan budaya serta pagelaran musik”, jelas Kabag Humas dan Protokol Drs. Sigit Rahardjo, MSi.

Upacara adat Ritual Sesaji ini sebelumnya diistilahkan Larung Sesaji. Tetapi karena fenomena danau di puncak kepundan berubah dengan munculnya anak gunung Kelud, maka selanjutnya upacara adat ini menggunakan nama Ritual Sesaji.( sumber :wongkediri.net)